Wartabuana.com — Upaya Jakarta untuk menjelma sebagai pusat industri film Asia semakin nyata. Di panggung bergengsi Cannes Film Festival ke-79 di Prancis, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menjajaki kerja sama strategis dengan perusahaan investasi film global, Goldfinch International Ltd.
Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial. Di balik penandatanganan nota kesepahaman tersebut, tersimpan ambisi besar untuk membawa Jakarta menjadi kota sinema yang kompetitif, modern, dan terhubung langsung dengan jaringan industri film internasional.
Penandatanganan Bersejarah di Jakarta Pavilion Cannes

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film, Cannes, Kamis (14/5/2026).
Momen penting itu disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, serta Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra.
Bagi Jakarta, kehadiran di Cannes bukan hanya ajang promosi, tetapi juga pernyataan bahwa ibu kota siap memainkan peran besar dalam industri kreatif global.
Rano Karno: Film Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru Jakarta
Rano Karno menegaskan bahwa industri film memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kerja sama dengan mitra global seperti Goldfinch akan membuka berbagai peluang baru, mulai dari investasi, peningkatan kualitas produksi, hingga penciptaan lapangan kerja di sektor kreatif.
“Saya yakin penjajakan kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan tentunya akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Jakarta,” ujar Rano Karno.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Pemprov DKI memandang perfilman bukan sekadar hiburan, melainkan sektor strategis yang mampu meningkatkan daya saing kota.
Apa Saja yang Akan Dikerjakan?
Kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting dalam pembangunan ekosistem perfilman, antara lain:
- Pertukaran informasi dan pengetahuan industri film global
- Pengembangan talenta dan sumber daya manusia
- Pembangunan infrastruktur perfilman
- Kajian insentif bagi industri film
- Penguatan kebijakan pendukung produksi
Seluruh agenda tersebut sejalan dengan program Filming in Jakarta, yang digagas PT Jakarta Experience Board untuk menjadikan Jakarta sebagai lokasi syuting favorit sekaligus pusat pertumbuhan industri sinema nasional.
Goldfinch Yakin Jakarta Bisa Jadi Hub Film Asia
Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie, menilai Jakarta memiliki semua elemen penting untuk berkembang menjadi pusat industri film regional.
Menurutnya, pertumbuhan industri konten di Indonesia berlangsung sangat cepat dan memberi peluang besar untuk menarik investasi global.
“Saya sangat senang dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota sinema. Indonesia, khususnya Jakarta, bertumbuh sangat pesat di industri konten,” kata Phill McKenzie.
Ia berharap kolaborasi ini menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya ekosistem film yang modern dan berkelanjutan.
Siapa Goldfinch International Ltd.?
Goldfinch International Ltd. adalah perusahaan investasi berbasis di London, Inggris, yang telah aktif di sektor film, media, dan hiburan sejak 2013.
Rekam jejaknya cukup impresif:
- Mendukung pendanaan lebih dari 300 judul film
- Mengelola modal lebih dari USD 300 juta
- Berkontribusi pada pengembangan ekosistem film di Qatar dan Thailand
- Mengembangkan teknologi produksi film berbasis kecerdasan buatan (AI)
Dengan pengalaman tersebut, Goldfinch dinilai sebagai mitra strategis yang mampu membantu Jakarta membangun industri film yang berdaya saing global.
Jakarta Akan Jadi Lokasi Studi Produksi Film
Sebagai langkah lanjutan, kedua pihak akan menyiapkan studi kasus produksi film yang sepenuhnya menggunakan Jakarta sebagai lokasi syuting.
Proyek ini akan menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan Jakarta, mulai dari:
- Kemudahan perizinan
- Insentif produksi
- Ketersediaan kru profesional
- Infrastruktur pendukung
Hasil dari studi tersebut diharapkan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan untuk menarik lebih banyak rumah produksi internasional.
Cannes Jadi Titik Awal Mimpi Besar Jakarta
Keikutsertaan Jakarta di Cannes Film Festival menandai babak baru dalam perjalanan ibu kota menuju kota global berbasis ekonomi kreatif.
Jika kerja sama ini berjalan sesuai rencana, Jakarta tak hanya menjadi pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga berpotensi tumbuh sebagai episentrum perfilman Asia.
Industri film pun berpeluang menjadi salah satu motor ekonomi baru yang menghadirkan manfaat luas, dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan citra Indonesia di mata dunia.













