Wartabuana com — Kolaborasi lintas genre kembali mengguncang industri musik global. Anyma dan LISA resmi merilis single bertajuk “Bad Angel”, sebuah karya elektronik sinematik yang tak hanya memanjakan telinga, tetapi juga menghadirkan pengalaman audiovisual yang imersif bagi penikmat musik dunia.
Eksplorasi Dua Dunia: Manusia dan Digital

Dirilis secara global melalui Interscope Records, Bad Angel menjadi titik temu antara lanskap techno khas Anyma dan karakter vokal dinamis milik LISA. Lagu ini ditulis dan diproduksi langsung oleh Anyma, menghasilkan komposisi yang memadukan dentuman elektronik modern dengan emosi yang terasa intim.
Dalam pernyataan resminya, Anyma menyebut karya ini sebagai refleksi dari dua dimensi yang saling beririsan.
“Rekaman ini berada di antara dua dunia—manusia dan digital, intim dan tak terbatas,” ujarnya.
Dirancang untuk Festival Dunia
Lebih dari sekadar rilisan studio, Bad Angel dirancang sebagai pengalaman audio yang kuat untuk panggung besar. Lagu ini hadir menjelang penampilan utama Anyma di Coachella pada April 2026—sebuah momentum strategis yang memperkuat daya gaungnya di kancah global.
Dengan beat yang intens dan atmosfer sinematik, lagu ini diproyeksikan menjadi salah satu anthem baru di lantai dansa dan festival musik elektronik internasional.
Visual Futuristik dan Storytelling Emosional

Tak berhenti di audio, Anyma dan LISA juga menghadirkan video visual inovatif yang menampilkan dunia digital hiper-realistis. Visual ini memadukan teknologi mutakhir dengan storytelling performatif, menggambarkan isu identitas, koneksi manusia, hingga transendensi di era modern.
Konsep ini mempertegas ciri khas Anyma yang dikenal sebagai pionir dalam pertunjukan audiovisual berbasis teknologi.
Momentum Karier Dua Ikon Global
Perilisan Bad Angel datang di fase penting perjalanan karier keduanya. Anyma terus memperluas eksplorasi konseptual dalam musik elektronik, sementara LISA semakin mengukuhkan posisinya sebagai bintang solo global setelah sukses bersama BLACKPINK.
LISA pun mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek ini: Ia mengaku давно menyukai EDM dan ingin mengeksplorasi genre tersebut, hingga akhirnya terealisasi lewat kolaborasi ini.
Baginya, Bad Angel menjadi medium baru untuk mengekspresikan diri sekaligus berbagi energi dengan penggemar di seluruh dunia.
Kolaborasi yang Menjembatani Genre dan Generasi
Kolaborasi Anyma dan LISA bukan sekadar pertemuan dua nama besar, tetapi juga simbol pergeseran arah industri musik global yang semakin cair.
Perpaduan EDM, pop, dan visual futuristik dalam Bad Angel menunjukkan bagaimana batas genre kian melebur, menghadirkan pengalaman baru yang relevan bagi generasi digital.
Dengan pendekatan yang ambisius dan eksekusi yang matang, Bad Angel berpotensi menjadi salah satu rilisan paling berpengaruh di tahun 2026—baik di chart musik maupun panggung festival dunia.













