Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Safari Ramadan di Masjid Lautze, Wagub Rano Karno Serukan Toleransi dan Silaturahmi Warga Jakarta

×

Safari Ramadan di Masjid Lautze, Wagub Rano Karno Serukan Toleransi dan Silaturahmi Warga Jakarta

Share this article

Wartabuana.com —  Safari Ramadan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali bergulir. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memilih Masjid Lautze, Sawah Besar, sebagai titik awal, sekaligus menegaskan pentingnya memperkuat toleransi dan silaturahmi di tengah masyarakat ibu kota.

Perkuat kohesi sosial di bulan suci

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melaksanakan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2). Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum menyerap aspirasi warga serta mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Rano menegaskan bahwa kehadiran pemerintah selama Ramadan merupakan bagian dari upaya memperkuat kohesi sosial.

Safari Ramadan dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, meningkatkan syiar Islam, serta menyerap aspirasi warga secara langsung,” ujarnya.

Terkesan keunikan Masjid Lautze

Rano Karno mengaku terkesan dengan karakteristik Masjid Lautze yang memiliki nilai historis sekaligus arsitektur khas Tionghoa yang kuat.

Menurutnya, masjid yang dikelola Yayasan Haji Karim Oei tersebut memiliki posisi ikonik di Jakarta.

Jujur, saya merasa sangat terhormat bisa memulai rangkaian agenda di masjid yang begitu ikonik ini. Masjid Lautze memiliki keunikan tersendiri dengan arsitektur khas Tionghoa yang dominan,” ungkapnya.

Refleksi setahun kepemimpinan

Dalam kesempatan itu, Rano juga menyampaikan rasa syukur atas doa masyarakat kepada dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung selama memimpin Jakarta.

Ia mengakui, satu tahun masa kepemimpinan belum cukup untuk menuntaskan berbagai persoalan kompleks ibu kota.

Alhamdulillah, kemarin kita merayakan satu tahun menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Tentu satu tahun itu belum banyak yang bisa kita lakukan, karena Jakarta memiliki persoalan yang begitu luas,” tuturnya.

Ajak warga jaga lingkungan dan toleransi

Momentum Ramadan, lanjut Rano, harus dimanfaatkan warga untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus merawat toleransi antarumat beragama.

Ia menekankan bahwa keberagaman merupakan fondasi kuat masyarakat Jakarta sejak lama.

Kita berharap mari kita jaga kampung kita. Toleransi beragama merupakan salah satu fondasi pengajaran dari orang tua kita. Kita sering tidak mengetahui latar belakang agama seseorang, tetapi kita dipersatukan sebagai bangsa Indonesia,” jelasnya.

Rano berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam keberagaman masyarakat Jakarta.

Teladan inklusivitas Haji Karim Oei

Pada kesempatan tersebut, Rano Karno juga memberikan penghormatan kepada Haji Karim Oei, tokoh yang namanya diabadikan sebagai yayasan pengelola masjid.

Menurut Rano, Karim Oei merupakan figur teladan bagi warga Jakarta karena memadukan peran sebagai pengusaha, pejuang nasional, dan tokoh agama.

Haji Karim Oei dikenal sebagai sosok three in one. Beliau adalah pebisnis sukses, pejuang nasional yang gigih melawan kolonial, serta tokoh agama yang tawadhu setelah menjadi mualaf. Semangat inklusivitas beliau harus tetap hidup di masjid ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *