Wartabuana.com — Bagaimana jadinya jika calon idol K-pop favorit Anda harus kembali duduk di bangku sekolah—bukan hanya di satu zaman, tetapi melintasi tiga era berbeda? Konsep itulah yang dihadirkan dalam Reply High School, reality show terbaru yang tayang mulai 13 Februari 2026 secara eksklusif di WeTV setiap pukul 20.00 WIB.
Program ini menghadirkan 15 trainee pria dari SM Entertainment yang tergabung dalam proyek SMTR25. Mereka adalah Nicholas, Kassho, Justin, Hyunjun, Woolin, Hanbi, Songha, Kachin, Sadaharu, Tata, Daniel, Haruta, Hamin, Charlie, dan Jaewon.
Konsep unik “time-slip” lintas tiga era
Mengusung konsep “time-slip”, Reply High School membawa para trainee menjalani kehidupan sekolah dalam tiga latar waktu berbeda: era 1990-an, 2000-an, dan 2010-an. Masing-masing era merepresentasikan karakter sosial, gaya hidup, hingga dinamika pertemanan yang khas.
Di era 90-an, suasana sekolah dibangun dengan nuansa klasik dan budaya analog. Memasuki 2000-an, atmosfer berubah dengan sentuhan awal digitalisasi dan tren pop yang lebih ekspresif. Sementara di era 2010-an, para trainee menghadapi dinamika generasi media sosial yang serba cepat dan kompetitif.
Pendekatan lintas waktu ini bukan sekadar gimmick visual. Program ini mencoba menggambarkan bagaimana nilai persahabatan, perjuangan, dan mimpi berkembang di tiap generasi—sekaligus menjadi refleksi perjalanan para trainee menuju debut.
Tanpa eliminasi, fokus pada pertumbuhan

Berbeda dari program survival K-pop pada umumnya, Reply High School tidak menerapkan sistem eliminasi. Tidak ada peringkat, tidak ada peserta yang tersingkir.
Fokus utama reality show ini adalah keseharian, kerja tim, serta pertumbuhan personal para trainee SMTR25. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan tema era, menciptakan interaksi yang lebih natural dan alur cerita yang terasa autentik.
Pendekatan humanis ini memberi ruang bagi penonton untuk mengenal karakter masing-masing trainee secara lebih mendalam—mulai dari sisi ceria, kompetitif, hingga kerentanan mereka dalam menghadapi tekanan sebagai calon idol.
Sisi lain dunia trainee K-pop
Lewat Reply High School, publik diajak melihat dunia trainee K-pop dari sudut pandang yang lebih hangat. Program ini menampilkan proses belajar, adaptasi, serta ikatan emosional yang terbangun di antara para anggota SMTR25.
Bukan hanya tentang kemampuan vokal dan tari, tetapi juga tentang kedewasaan, empati, dan makna perjalanan panjang sebelum resmi debut.
Dengan konsep nostalgia lintas generasi dan format tanpa eliminasi, Reply High School berpotensi menjadi tontonan segar bagi penggemar K-pop yang ingin melihat sisi berbeda dari sistem pelatihan idol di bawah naungan SM Entertainment. (©AL / artwork: Ig@wetvindonesia)











