Wartabuana.com — Penyanyi dan penulis lagu Saphira Adya kembali menegaskan identitas musikalnya lewat album terbaru berjudul Heart String. Album ini menjadi ruang pengakuan paling jujur bagi Saphira, memuat 11 lagu yang lahir dari kisah personal, perjalanan cinta, serta perasaan terdalam yang pernah ia alami.
Melalui Heart String, Saphira mengajak pendengar menyelami dinamika emosi manusia—tentang harapan, kehilangan, penerimaan, dan proses berdamai dengan kenyataan.
11 Lagu dari Kisah Nyata Perjalanan Cinta
Album Heart String berisi deretan lagu yang ditulis langsung oleh Saphira berdasarkan pengalaman nyata yang membentuk dirinya hari ini. Beberapa trek di dalam album ini antara lain Journey, Remind Me of You, Black Shirt, Perfect Woman Being, Selagi Bersama, Closure, The Ring, hingga Lost Angels.
Setiap lagu merekam fase berbeda dalam perjalanan cinta Saphira, yang tak hanya menjadi kenangan, tetapi juga pelajaran hidup.
“Kadang apa yang kita harapkan itu enggak sesuai sama ekspektasi kita, tapi enggak apa-apa. Proses kita buat menemukan apa yang kita mau itu terkadang emang panjang, tapi di situlah keindahannya,” ujar Saphira Adya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (28/1).
Lagu “½” Jadi Trek Fokus yang Paling Personal
Dari seluruh lagu dalam album Heart String, “½” dipilih sebagai fokus trek. Lagu ini disebut Saphira sebagai rangkuman perjalanan hidupnya sepanjang tahun 2025, yang dipenuhi berbagai peristiwa emosional dan pengalaman berharga.
Bagi Saphira, lagu tersebut terasa sangat personal karena merepresentasikan fase setengah jalan—antara bertahan dan melepaskan, antara harapan dan kenyataan.
Menulis Lagu sebagai Terapi Emosi

Tak hanya sebagai karya musik, album Heart String juga menjadi media pelepasan emosi bagi Saphira Adya. Ia mengaku proses menulis lagu-lagu di album ini memberinya kesadaran baru tentang makna berkarya.
“Album ini membuat aku sadar kalau menulis bisa jadi salah satu cara paling bahagia untuk melepas stres. Apalagi ini bukan sekadar tulisan, tapi berubah menjadi karya yang bisa didengar kapan saja,” ungkapnya.
Menegaskan Identitas Musikal Saphira Adya
Dengan Heart String, Saphira Adya semakin memantapkan diri sebagai musisi yang mengedepankan kejujuran emosi dan kekuatan lirik. Album ini tak hanya menawarkan lagu-lagu untuk dinikmati, tetapi juga menjadi teman refleksi bagi pendengar yang sedang menjalani proses hidup dan cinta.
Album Heart String kini telah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital, menjadi penanda babak baru perjalanan musik Saphira Adya yang semakin matang dan personal.













