Wartabuana.com — Awal tahun 2026 menjadi titik balik penting dalam perjalanan musikal Bernadya. Lewat single terbarunya bertajuk Kita Buat Menyenangkan, penyanyi dan penulis lagu ini menghadirkan warna baru yang terasa lebih terang, sekaligus menjadi isyarat berakhirnya fase gelap yang selama ini melekat dalam karya-karyanya.
Transisi Musik: Dari Gelap Menuju Lebih Terang
Transformasi musik Bernadya di awal 2026 terasa bukan sekadar perubahan nada, melainkan sebuah pernyataan emosional. Kita Buat Menyenangkan hadir sebagai jembatan antara karya-karya lamanya yang sarat perenungan dengan musik baru yang menyiratkan harapan dan kehangatan.
“Definisi Kita Buat Menyenangkan di lagu ini terasa sangat literal bagi aku. Ini adalah upaya untuk menghargai setiap momen dan mempergunakan waktu sebaik mungkin, karena aku sadar segalanya mungkin tidak berlangsung lama—sebuah semangat untuk making the most out of it,” ungkap Bernadya.
Nuansa Nostalgik dengan Warna ‘Orange Kekuningan’

Secara visual dan bunyi, Bernadya menggambarkan lagu ini memiliki warna orange kekuningan. Nuansanya nostalgik dan mellow, namun terasa lebih terang dibandingkan lagu-lagu sebelumnya.
“Rasanya seperti melihat foto-foto lama yang terkena sinar matahari sore,” ujar Bernadya, menggambarkan atmosfer emosional yang ingin ia sampaikan lewat lagu ini.
Petra Sihombing Jadi Benang Merah Era Baru
Dalam proses kreatif single ini, Bernadya kembali menggandeng Petra Sihombing sebagai produser musik. Kolaborasi ini bukan tanpa alasan, mengingat Petra juga terlibat dalam track penutup album perdana Bernadya.
“Aku ingin lagu ini bisa menjembatani lagu-lagu sebelumnya dengan lagu-lagu yang akan kuperdengarkan nanti. Menurutku Petra Sihombing bisa jadi benang merahnya,” jelas Bernadya.
Petra Sihombing pun mengamini visi tersebut. Menurutnya, arah musik Bernadya kini memang terasa lebih ceria, namun tetap membawa lapisan emosi gelap yang khas.
“Sejak awal pengerjaan, saya merasa arah musik Bernadya kali ini lebih ceria, tapi tetap membawa pesan gelap melalui cara uniknya membawakan lagu. Lagu ini sudah datang dalam kondisi matang, tidak ada perubahan di sisi penulisan lagu,” ungkap Petra.
Tanpa Memburu Tren, Fokus pada Kejujuran Musik

Petra menegaskan bahwa proses penggarapan Kita Buat Menyenangkan tidak didasari prediksi tren musik tertentu. Baginya, kesamaan visi dan rasa dalam berkarya jauh lebih penting.
“Yang terpenting saya suka mengerjakannya dan punya benang merah yang sama dengan Bernadya. Harapannya, musik ini bisa diterima banyak orang,” ujarnya.
Harapan Bernadya untuk Pendengarnya
Di balik lagu yang lebih terang ini, Bernadya tetap membawa harapan sederhana namun personal.
“Harapanku tetap sama, semoga lagu-lagu ini sampai ke telinga yang tepat, bagi mereka yang memang sedang butuh mendengarkannya,” tuturnya.
Sudah Tersedia di Platform Digital
Single Kita Buat Menyenangkan kini sudah bisa didengarkan di berbagai layanan digital streaming platform seperti Spotify, Apple Music, Deezer, dan YouTube Music. Sementara itu, video lirik lagu ini juga telah dirilis di kanal YouTube Bernadya.
Video lirik tersebut digarap oleh Seven Creative, sebuah production house asal Jepang, yang menghadirkan visual selaras dengan nuansa nostalgik dan hangat dari lagu ini. (Al / artwork: Ig@bernadyaribka)













