Mbah WP
Mbah WP
MUSIK

Elisha Danielle “Freeze”, Surat Cinta Musikal tentang Jarak, Rindu, dan Koneksi yang Tak Pernah Putus

×

Elisha Danielle “Freeze”, Surat Cinta Musikal tentang Jarak, Rindu, dan Koneksi yang Tak Pernah Putus

Share this article

Wartabuana.com —  Penyanyi dan penulis lagu pendatang baru Elisha Danielle kembali mencuri perhatian penikmat musik dengan merilis single terbarunya berjudul “Freeze”, sebuah lagu pop reflektif yang merangkum perasaan jarak, rindu, dan kenyamanan saat kembali terhubung dengan orang-orang terdekat. Single ini sekaligus menegaskan langkah Elisha sebagai salah satu musisi muda Indonesia dengan identitas musikal yang kian matang.

Terinspirasi dari pengalamannya tinggal di Perth, Australia, Freeze menjadi semacam surat cinta personal untuk kota tersebut—lengkap dengan memori persahabatan dan energi hangat yang membentuk perjalanan hidupnya.

Setiap kali aku meninggalkan Perth, rasanya seperti menekan tombol jeda pada sesuatu yang tidak ingin aku lepaskan,” ungkap Elisha.

Ia menambahkan, setiap kali kembali, semuanya terasa mengalir alami, seolah melanjutkan percakapan yang sempat terhenti.

Lagu Freeze ditulis dalam sesi songwriting di Ubud, Bali, bersama produser Petra Sihombing. Kolaborasi ini menandai fase penting dalam eksplorasi musikal Elisha. Jika single debutnya Pretty Easy menonjolkan nuansa synth-pop, maka Freeze justru menghadirkan pendekatan yang lebih organik dan hangat. Petikan gitar, lapisan suara ambient, serta ritme yang membumi menciptakan lanskap musik yang intim, reflektif, namun tetap sarat harapan.

Jarak tidak selalu harus terasa menyedihkan,” tutur Elisha.

Menurutnya, waktu yang terpisah justru bisa memperkuat hubungan, memberi ruang untuk tumbuh, hingga akhirnya membuat pertemuan kembali terasa lebih bermakna. Pesan inilah yang menjadi benang merah Freeze—sebuah lagu tentang menerima jeda tanpa kehilangan kedalaman emosi.

Makna lagu ini semakin diperkuat lewat video musik “Freeze” yang menampilkan visual taman mini yang dibangun sepenuhnya dari tanaman asli. Dengan pencahayaan lembut dan atmosfer alami, video tersebut merefleksikan tema pertumbuhan, nostalgia, dan pembaruan. Penggemar yang jeli juga dapat menemukan easter egg halus yang merujuk pada Pretty Easy sekaligus menjadi petunjuk untuk rilisan Elisha berikutnya.

Begitu masuk ke set taman itu rasanya surreal, seperti berada di dalam mimpi,” kata Elisha. Proses pengambilan gambar berlangsung hingga 18 jam demi menunggu momen taman malam yang sempurna, sebuah pengalaman yang ia nikmati sepenuhnya.

Meski baru merilis dua single, Elisha Danielle telah menunjukkan karakter musik yang kuat—lembut namun percaya diri, introspektif tetapi komunikatif. Freeze semakin menegaskan posisinya sebagai penulis lagu muda potensial yang mampu memadukan kepekaan emosi dengan visual sinematik yang berkesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *