Mbah WP
Mbah WP
FILMSHOWBIZ

Joko Anwar Rilis First Look “Ghost in The Cell”, Perpaduan Horor dan Komedi Siap Guncang Bioskop 2026

×

Joko Anwar Rilis First Look “Ghost in The Cell”, Perpaduan Horor dan Komedi Siap Guncang Bioskop 2026

Share this article

Wartabuana.com —  Sutradara papan atas Joko Anwar kembali membuat publik penasaran setelah Come and See Pictures resmi merilis first look teaser trailer dan official teaser poster Ghost in The Cell, film horor komedi terbarunya yang dijadwalkan tayang pada 2026. Rilisan awal ini langsung mencuri perhatian, menampilkan nuansa jenaka, chaos, dan kengerian khas gaya bercerita Joko.

Teaser trailer menghadirkan dua aktor cilik sebagai narator—dikemas dengan humor segar namun tetap menyimpan misteri. Mereka menggambarkan situasi kacau dan menyeramkan di dalam sebuah sel penjara, sekaligus memberi peringatan lucu bahwa “anak kecil belum bisa menonton film ini.” Pendekatan ini membuat teaser tampil unik dan langsung menjadi bahan perbincangan para penggemar film Indonesia.

Teaser Poster Ungkap Kekacauan di Penjara

Poster resmi memperlihatkan jajaran ansambel pemain, termasuk Abimana Aryasatya, Morgan Oey, Mike Lucock, Danang Suryonegoro, dan Yoga Pratama, yang berdiri di tengah para narapidana berseragam kuning. Ekspresi terkejut mereka mengarah pada serpihan potongan tubuh yang berserakan di lantai—visual yang memadukan horor ekstrem dan komedi situasional ala Joko Anwar.

Rilisan ini menegaskan bahwa Ghost in The Cell akan memadukan dua emosi utama penonton: takut dan tertawa.

Kembalinya Joko Anwar ke Komedi, Tanpa Tinggalkan Horor

Film ini menjadi comeback Joko Anwar ke genre komedi setelah Janji Joni (2005) dan Quickie Express (2007). Namun sutradara Pengabdi Setan (2017) itu tidak meninggalkan ciri khas horornya. Justru, Ghost in The Cell menggabungkan dua kekuatan Joko sebagai filmmaker—menciptakan perpaduan horor-komedi yang jarang dieksplor di film Indonesia.

Ini merupakan film ke-12 yang ia tulis dan sutradarai. Sebelumnya, kolaborasi Joko dan Come and See Pictures sukses lewat Siksa Kubur dan Pengepungan di Bukit Duri. Kini, mereka kembali membawa formula baru yang lebih segar dan eksperimental.

Penuh Bintang dari Tiga Generasi

Ensemble film ini disebut sebagai salah satu yang paling besar dalam film Indonesia 2026. Selain nama-nama utama, deretan aktor yang turut terlibat antara lain: Bront Palarae, Endy Arfian, Lukman Sardi, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, Ho Yuhang.

Film ini juga memperkenalkan talenta muda Magistus Miftah.

“Para pemeran film Ghost in The Cell luar biasa. Kami ingin menghadirkan film yang benar-benar menghibur dan bisa dinikmati dengan santai,” ujar Joko Anwar.

Ia menambahkan bahwa seluruh aktor dalam film ini tidak hanya kuat dalam horror dan comedy, tetapi juga memahami isu-isu sosial yang relevan. “Kami ingin menunjukkan bakat aktor Indonesia dan Malaysia,” kata Joko.

Genre Kontras, Eksekusi Presisi

Produser Tia Hasibuan menegaskan bahwa perpaduan horor dan komedi membutuhkan eksekusi yang sangat presisi.

“Film ini membangun suasana gelap, seram, menegangkan—namun dalam waktu yang sama harus punya timing komedi yang tepat,” ungkapnya.

Kolaborasi Besar dan Rilis Global

Ghost in The Cell diproduksi oleh Come and See Pictures, bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures. Untuk pasar internasional, Barunson E&A bertindak sebagai sales agent untuk perilisan global.

Ikuti pembaruan film Ghost in The Cell melalui Instagram resmi @comeandseepictures.

Film ini dijadwalkan menghantui—dan mengocok perut—penonton mulai 2026 di bioskop seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *