Wartabuana.com – Marion Jola kembali mencuri sorotan publik dengan merilis single terbaru berjudul “BYE”, sebuah langkah segar yang menandai fase baru perjalanan kariernya menuju perilisan album kedua “Gemini”. Dengan nuansa pop manis yang khas sekaligus lebih matang, Marion menunjukkan bahwa dirinya siap memasuki babak musikal yang lebih berani dan personal.
Single “BYE” hadir sebagai pernyataan tegas: sebuah ajakan untuk berani meninggalkan drama, hubungan beracun, dan segala hal yang menghambat pertumbuhan diri. Lewat karakter vokal yang centil namun kuat,

Marion membawakan kisah tentang perempuan yang memilih pergi dan bangkit lebih bersinar. Pesan self-empowerment yang diusungnya terasa relevan bagi generasi muda, membuat lagu ini cepat mendapat perhatian dan menjadi bahan pembicaraan di media sosial.
Dibantu dua kolaborator setianya, Dennis Talakua dan Rezo Mesah, Marion menyusun lirik yang ringan namun penuh sikap. Dennis yang bertindak sebagai produser memastikan setiap detail bunyi menghadirkan identitas pop-R&B khas Marion. Hasilnya adalah lagu yang terdengar mudah dinikmati, tetapi tetap meninggalkan sentuhan emosional yang kuat—kombinasi yang membuat nama Marion Jola kembali menguat di ranah musik pop Indonesia.
Peluncuran single ini juga diperkuat oleh sebuah visualizer bernuansa lembut yang menggambarkan perayaan kecil atas kebebasan. Marion tampil apa adanya, menampilkan sisi dewasa tanpa perlu kehilangan spontanitas yang menjadi ciri khasnya. Visual tersebut selaras dengan estetika era “Gemini” yang disebut-sebut akan memperlihatkan Marion dalam versi yang lebih jujur dan personal.

Antusiasme penggemar pun mulai terasa sejak pengumuman bahwa album “Gemini” akan dirilis pada 5 Desember 2025. Album ini digadang-gadang menampilkan karya-karya yang lebih dekat dengan pengalaman pribadi Marion, sekaligus memperluas eksplorasi musikalnya. Para pemerhati musik menilai pilihan Marion untuk membuka era baru dengan “BYE” adalah langkah strategis yang menunjukkan kematangan artistik.
Secara produksi, “BYE” memperlihatkan dinamika yang lebih matang—dari pemilihan ritme, sound design, hingga cara Marion mengeksekusi cerita melalui vokal. Lagu ini menjadi jembatan yang menghubungkan hiburan dan refleksi emosional, membuatnya relevan bagi pendengar dari berbagai usia.
Dengan peluncuran “BYE” dan momentum menuju “Gemini”, Marion Jola tampak siap menempati ruang yang lebih besar di industri pop Tanah Air.
Kesederhanaan cerita yang dibalut kejujuran menjadi kekuatan utama yang membuat karya ini berkesan. Marion seolah mengingatkan bahwa terkadang musik paling jujur justru yang paling menancap di hati—dan lewat “BYE”, ia melangkah mantap menuju babak berikutnya. (© Ib / artwork: Ig@lalamarionmj)













