Wartabuana.com — Perjalanan panjang Padi Reborn di industri musik Indonesia akan dirayakan dengan cara istimewa. Memasuki usia 28 tahun berkarya, band legendaris ini siap menggelar konser bertajuk “Dua Delapan”, dengan dukungan penuh JNE sebagai Official Logistics Partner, sebuah kolaborasi yang menegaskan kuatnya sinergi antara musik dan industri kreatif nasional.
Konser “Dua Delapan” dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 31 Januari 2026, dan mengusung konsep megah 360° Experience Stage.
Bukan Sekadar Konser, Tapi Perayaan Perjalanan Musik
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menegaskan bahwa konser ini bukan hanya selebrasi ulang tahun band, melainkan refleksi perkembangan industri musik Indonesia yang mampu melahirkan karya lintas generasi.
“Konser ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bukti bahwa industri musik Indonesia terus berkembang dan relevan lintas zaman,” ujar Feriadi dalam Press Conference Konser Dua Delapan Padi Reborn di Kantor Pusat JNE, Tomang, Jumat (23/1/2026).
Konsep panggung 360 derajat dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, personal, dan emosional bagi para penggemar setia Padi Reborn.
Kedekatan Personal JNE dengan Padi Reborn
Feriadi mengaku telah mengenal Padi Reborn sejak masa kuliah. Eksistensi band yang tetap bertahan dan dicintai hingga kini menjadi kebanggaan tersendiri baginya.
Menurutnya, kolaborasi ini lahir dari kesamaan nilai antara JNE dan Padi Reborn—keduanya tumbuh bersama dukungan masyarakat Indonesia.
“Kami merasa terpanggil untuk berkolaborasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap musik Tanah Air. Basis penggemar Padi Reborn yang besar sejalan dengan jaringan JNE yang menjangkau seluruh Indonesia,” ujarnya.
Kolaborasi yang Saling Menguatkan
JNE menilai kerja sama ini memberikan manfaat timbal balik, baik bagi manajemen Padi Reborn maupun JNE sebagai perusahaan logistik nasional.
Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan semangat “JNE Bergerak Bersama”, tagline yang diusung JNE dalam perayaan ulang tahun ke-35 perusahaan.
“Di era sekarang, tidak mungkin semua pihak bergerak sendiri. Industri kreatif, termasuk musik, punya peran besar dalam membangun ekosistem ekonomi,” kata Feriadi.
Konser Besar, Dampak Ekonomi Lebih Luas

Lebih dari sekadar hiburan, konser berskala besar seperti “Dua Delapan” dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga kuliner.
Menurut Feriadi, efek domino inilah yang membuat industri musik memiliki posisi strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Konser musik mampu menghidupkan banyak sektor lain. Dampaknya tidak hanya dirasakan musisi, tapi juga pelaku usaha di sekitarnya,” jelasnya.
Konser Besar, Dampak Ekonomi Lebih Luas
Lebih dari sekadar hiburan, konser berskala besar seperti “Dua Delapan” dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga kuliner.
Menurut Feriadi, efek domino inilah yang membuat industri musik memiliki posisi strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Konser musik mampu menghidupkan banyak sektor lain. Dampaknya tidak hanya dirasakan musisi, tapi juga pelaku usaha di sekitarnya,” jelasnya.













