Wartabuana.com — Momen ulang tahun ke-26 menjadi titik emosional bagi Sisca Saras. Tepat pada 24 Februari, eks member JKT48 ini merilis single kelima bertajuk “Katanya Cinta”—sebuah lagu galau yang membawa pesan tegas: berani pergi dari hubungan yang tidak sehat.
Lagu lama yang akhirnya menemukan momentum

Menariknya, “Katanya Cinta” bukan lagu baru sepenuhnya. Sisca mengungkapkan lagu ini sebenarnya sudah sempat dipertimbangkan sejak 2024, namun baru dipilih sebagai single kelimanya setelah melalui proses kurasi ulang pada 2025.
Bersama pencipta lagu Clara Riva, Sisca melakukan penyesuaian lirik tanpa mengubah komposisi nada utama.
“Kami mendengarkan ulang lagu ini dan mengubah sedikit liriknya bersama-sama, tapi untuk nada tetap dipertahankan,” ungkap Sisca.
Keputusan ini membuat lagu terasa matang secara emosi sekaligus tetap mempertahankan identitas awalnya.
Tema patah hati yang paling menantang

Dalam “Katanya Cinta”, Sisca mengangkat kisah hubungan yang harus diakhiri karena sama-sama saling menyakiti. Lagu ini menjadi refleksi bahwa mempertahankan relasi yang menyiksa hanya akan memperdalam luka.
Pemilik nama lengkap Fransisca Saraswati Puspa Dewi itu mengaku lagu ini justru menjadi tantangan vokal terbesarnya.
“Menyanyikan lagu galau itu lebih sulit… ini lagu tersedihku,” kata Sisca.
“Aku harus menyanyikannya dengan emosi yang pas tapi tidak berlebihan.”
Pendekatan vokal yang lebih terkontrol membuat warna emosinya terasa lebih dewasa dibanding rilisan sebelumnya.
Pesan kuat: cinta harus menenangkan, bukan menyiksa

Lewat single ini, Sisca menyuarakan pesan yang relevan dengan banyak anak muda: hubungan sehat adalah yang memberi rasa tenang.
Menurutnya, memaksakan cinta hanya akan melukai diri sendiri.
“Kalau hubungan sudah terasa menyiksa, jangan dipaksa… carilah cinta yang setara,” tegasnya.
Pesan ini menjadi benang merah yang memperkuat positioning Sisca di jalur pop emosional dengan tema relasi yang relate.
Refleksi perjalanan dan harapan baru

“Katanya Cinta” juga menjadi penanda perjalanan Sisca bersama WeCord Evermore Indonesia, yang kini telah mengantarkannya merilis lima single solo.
Di usia barunya, Sisca berharap fase galau dapat menjadi bab yang tertutup dan digantikan dengan karya yang lebih luas jangkauannya.
Ia bahkan membocorkan target ambisius:
menggelar showcase atau konser solo
merilis album penuh
lebih sering tampil untuk penggemar
“Tahun ini aku ingin sering bernyanyi untuk orang-orang yang sudah mendukungku,” ujarnya.
Dengan “Katanya Cinta”, Sisca Saras tidak sekadar merilis lagu galau—ia sedang membangun identitas musikal yang lebih matang dan personal. Jika konsisten, single ini bisa menjadi pijakan penting menuju fase besar berikutnya dalam karier solonya.













