Mbah WP
Mbah WP
SELEBRITIS

Turun 112 Kg, Shindy Samuel Blak-blakan Soal Body Contouring: “Ini Bukan Soal Cantik, Tapi Self-Love”

×

Turun 112 Kg, Shindy Samuel Blak-blakan Soal Body Contouring: “Ini Bukan Soal Cantik, Tapi Self-Love”

Share this article

Wartabuana.com — Transformasi Shindy Samuel kembali jadi sorotan publik. Setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 112 kilogram, ia kini mengambil langkah lanjutan dengan menjalani body contouring—sebuah keputusan yang disebutnya sebagai bentuk mencintai diri sendiri, bukan sekadar mengejar penampilan.

Setelah turun drastis, muncul tantangan baru

Dalam keterangannya di Skizzle Klinik, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Shindy mengungkap bahwa perjalanan transformasinya belum sepenuhnya selesai.

Meski telah mencapai penurunan berat badan signifikan, ia mengakui masih ada “kekurangan” yang ingin diperbaiki, terutama kondisi kulit berlebih pasca-bariatrik.

Yang kalian lihat di sosial media tidak seindah itu,” ujarnya jujur.

Pernyataan ini sekaligus membuka realitas di balik transformasi fisik yang sering kali tampak sempurna di media sosial.

Komentar publik jadi tekanan tersendiri

Shindy juga menyoroti berbagai komentar netizen yang kerap memuji sekaligus mempertanyakan kondisi tubuhnya.

Mulai dari anggapan “body goals” hingga pertanyaan soal tidak adanya kulit berlebih, menurutnya tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan.

Ia menegaskan bahwa setiap proses memiliki tantangan yang tidak selalu terlihat di permukaan.

Body contouring dilakukan bertahap demi keamanan

Rencananya, Shindy akan menjalani body contouring di seluruh tubuh. Namun prosedur tersebut tidak dilakukan sekaligus.

Menurut Penny Lisdaryanti, tindakan akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan dan hasil optimal.

Semua demi keselamatan pasien dan agar dokter bisa lebih fokus,” jelasnya.

Pendekatan ini menjadi standar penting dalam prosedur estetika, terutama bagi pasien dengan perubahan tubuh ekstrem.

Operasi pertama, langkah besar dalam hidup

Shindy mengaku ini adalah pengalaman pertamanya menjalani operasi di bagian tubuh.

Keputusan tersebut bukan hal yang mudah, namun ia menegaskan bahwa ini adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri setelah melalui proses panjang.

Ini bentuk self love saya,” katanya.

Baginya, mencintai diri sendiri adalah fondasi penting sebelum bisa menghargai orang lain, termasuk pasangan.

Self-love di era keterbukaan selebriti

Sebagai pengamat selebriti, langkah Shindy Samuel mencerminkan tren baru di kalangan figur publik: keterbukaan terhadap proses personal, termasuk transformasi tubuh.

Narasi self-love yang ia bawa tidak hanya soal hasil akhir, tetapi juga perjalanan—dengan segala kekurangan, tekanan, dan keputusan berani yang menyertainya.

Di tengah budaya media sosial yang serba “sempurna”, kejujuran seperti ini justru menjadi kekuatan yang membangun koneksi lebih dalam dengan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *