Wartabuana.com | Atmosfer persaingan di panggung The Icon Indonesia semakin memanas. Memasuki babak Top 11 Final yang tayang pada Minggu malam (25/5), sebelas kontestan terbaik tampil habis-habisan demi mengamankan satu tempat di babak berikutnya.
Tak hanya menyuguhkan kualitas vokal yang semakin matang, para peserta juga menunjukkan karakter dan identitas musikal masing-masing di hadapan empat juri papan atas Indonesia, yakni Ahmad Dhani, Titi DJ, Afgan, dan Ardhito Pramono.
Malam yang penuh ketegangan itu bahkan dihiasi hujan standing ovation, pujian bertubi-tubi dari para juri, hingga momen perpisahan yang mengharukan saat salah satu finalis harus mengakhiri perjalanannya.
Felicia Buka Panggung dengan Penampilan Spektakuler

Malam kompetisi dibuka oleh Felicia asal Tangerang yang membawakan lagu Harus Terpisah milik Cakra Khan. Penampilannya langsung mencuri perhatian dan sukses mengantongi standing ovation dari seluruh juri.
Titi DJ bahkan menyebut Felicia sebagai pembuka yang luar biasa dan konsisten menghadirkan penampilan berkualitas setiap pekannya.
“Kamu membuka panggung malam ini dengan wow dan luar biasa. Setiap lagu yang kamu bawakan selalu enak didengar,” puji Titi DJ.
Afgan pun mengamini penilaian tersebut dengan menyebut kemampuan vokal Felicia sudah berada di level yang sangat matang untuk ukuran kompetisi.
Alvian Ambon Diprediksi Masuk Tiga Besar

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian malam itu datang dari Alvian asal Ambon yang membawakan lagu Panah Asmara, lagu milik Afgan.
Energi yang ditampilkan Alvian berhasil membuat para juri ikut bergoyang. Bahkan Ahmad Dhani secara terang-terangan menyebut Alvian sebagai salah satu kandidat kuat menuju tiga besar.
Tak tanggung-tanggung, Dhani memberikan tantangan khusus kepada Alvian untuk membawakan lagu legendaris Thriller milik Michael Jackson pada babak berikutnya.
Hujan Standing Ovation untuk Vedra, Glenn, dan Sheera

Persaingan semakin ketat ketika sejumlah finalis lainnya tampil memukau.
Vedra asal Batam berhasil keluar dari zona nyamannya lewat lagu Wonder Woman milik Mulan Jameela dan mendapatkan standing ovation dari Titi DJ, Afgan, serta Ardhito Pramono.
Sementara itu, Glenn dari Deli Serdang sukses menyentuh hati para juri lewat lagu Asal Kau Bahagia milik Armada. Ahmad Dhani bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai performa terbaik Glenn sepanjang kompetisi.
Tak kalah memikat, Sheera asal Bali juga menuai pujian luar biasa saat membawakan lagu Pelan Pelan Saja milik Kotak. Penampilannya yang kuat dan emosional membuat empat juri serempak memberikan standing ovation.
Menurut Titi DJ, itu merupakan penampilan terbaik Sheera sejak pertama kali tampil di panggung The Icon Indonesia.
Silvia Bersinar, Elsa Memukau, Queen Tunjukkan Karakter Kuat
Menjelang akhir kompetisi, panggung semakin panas.
Silvia dari Bandung tampil penuh penghayatan membawakan lagu Bertaut milik Nadin Amizah. Afgan menilai karakter vokal unik Silvia sangat cocok dengan genre musik tersebut sehingga membuat penampilannya terasa lebih autentik.
Di sisi lain, Elsa asal Mamasa sukses mencuri perhatian lewat lagu Ku Menunggu milik Rossa. Ardhito Pramono memuji Elsa karena mampu menikmati lagu dengan sangat natural dan membuat penampilannya terasa menyenangkan untuk disaksikan.
Sementara Queen dari Ambon kembali membuktikan kekuatan karakter vokalnya saat membawakan lagu Lantas milik Juicy Luicy. Meski sempat melakukan sedikit kesalahan lirik di awal lagu, para juri menilai penampilannya tetap memikat dan penuh percaya diri.
Kejutan Tengah Malam untuk Ahmad Dhani
![]()
Di tengah ketegangan pengumuman hasil voting, suasana panggung mendadak berubah hangat dan penuh kebahagiaan.
Tepat saat memasuki tanggal 26 Mei 2026, seluruh finalis dan kru memberikan kejutan ulang tahun untuk Ahmad Dhani.
Momen spesial tersebut semakin berkesan dengan kehadiran sang istri, Mulan Jameela, bersama putri mereka, Safeea. Suasana haru dan bahagia pun menyelimuti studio sebelum pengumuman hasil eliminasi dilakukan.
Zona Merah Menentukan Nasib, Aisyah Harus Mengakhiri Perjalanan

Setelah seluruh penampilan selesai, ketegangan mencapai puncaknya saat tiga peserta diumumkan masuk ke Zona Merah, yakni Aisyah (Jakarta), Silvia (Bandung), dan Queen (Ambon).
Keempat juri kemudian melakukan musyawarah untuk menentukan dua peserta yang layak diselamatkan.
Hasilnya, Queen dan Silvia berhasil memperoleh dukungan penuh dari para juri untuk melanjutkan perjalanan menuju babak Top 10.
Keputusan tersebut membuat Aisyah harus menerima kenyataan pahit menghentikan langkahnya di panggung The Icon Indonesia.
Meski tersingkir, Aisyah meninggalkan kesan positif berkat konsistensi dan kualitas vokal yang ditunjukkannya sepanjang kompetisi.
Top 10 Final Siap Hadir dengan Persaingan yang Lebih Ketat
![]()
Dengan tersisanya 10 finalis terbaik, persaingan dipastikan akan semakin sengit pada babak berikutnya. Masing-masing peserta kini dituntut tampil lebih maksimal karena satu kesalahan kecil saja bisa mengubah nasib mereka di kompetisi.
Pemirsa juga masih dapat memberikan dukungan kepada finalis favorit melalui fitur Virtual Gift di aplikasi VIDIO.
Saksikan keseruan Top 10 Final The Icon Indonesia yang akan tayang secara langsung pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 21.15 WIB hanya di SCTV.
Perjalanan mencari ikon musik masa depan Indonesia masih panjang, dan setiap penampilan kini menjadi penentu menuju panggung impian.













