Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Tinjau Rumah Pompa Ancol, Pramono Anung Kebut Proyek Antibanjir Raksasa Jakarta hingga 2027

×

Tinjau Rumah Pompa Ancol, Pramono Anung Kebut Proyek Antibanjir Raksasa Jakarta hingga 2027

Share this article

Wartabuana.com —  Upaya mengatasi banjir di Jakarta terus dikebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung meninjau pembangunan Sistem Tata Air Rumah Pompa Ancol di Pademangan, Jakarta Utara, guna memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai target sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman banjir dan rob.

Proyek Strategis Antibanjir Jakarta

Peninjauan yang dilakukan pada Selasa (7/4) ini menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap progres proyek yang masuk dalam program besar JakTirta Project. Program ini telah dimulai sejak 2025 dan ditargetkan rampung pada 2027.

Menurut Pramono, proyek tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan langkah besar dalam membenahi sistem tata air Jakarta secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, proyek ini mencakup pembangunan 20 rumah pompa dengan 61 unit pompa berkapasitas total mencapai 148 meter kubik per detik,” ujarnya.

Kapasitas Pompa Naik Drastis

Rumah Pompa Ancol menjadi salah satu titik krusial dalam proyek ini. Selain bangunan utama, fasilitas pendukung seperti galeri, rumah jaga, gardu listrik, kolam olakan, hingga saluran pembuang turut dibangun secara terintegrasi.

Peningkatan kapasitas menjadi sorotan utama. Dari sebelumnya hanya 15 meter kubik per detik, kini kapasitasnya melonjak menjadi 40 meter kubik per detik.

Penambahan ini berasal dari lima unit pompa baru, masing-masing berkapasitas lima meter kubik per detik, yang diharapkan mampu menangani lonjakan debit air secara signifikan, terutama saat musim hujan ekstrem.

Fokus Kurangi Genangan dan Banjir Rob

Pramono menegaskan, pembangunan ini dirancang untuk mempercepat aliran air menuju laut sehingga mampu mengurangi tinggi muka air dan durasi genangan.

Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mitigasi banjir rob yang kerap melanda kawasan Ancol dan Pademangan—dua wilayah strategis yang memiliki aktivitas ekonomi dan pariwisata tinggi.

Kami ingin memastikan kawasan strategis tetap terlindungi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Tambahan Pompa Mobile Perkuat Sistem

Tak hanya mengandalkan infrastruktur permanen, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat sistem dengan pompa mobile di lima wilayah kota administrasi.

Sepanjang 2025, telah ditambahkan 29 unit pompa dengan kapasitas total 9,175 meter kubik per detik. Sementara pada 2026, direncanakan penambahan 14 unit pompa lagi dengan kapasitas 9,3 meter kubik per detik.

Langkah ini menjadi strategi pelengkap untuk merespons kondisi darurat secara cepat di titik-titik rawan banjir.

Komitmen Jangka Panjang Atasi Banjir

Sebagai pengamat nasional, langkah ini mencerminkan pendekatan yang lebih sistematis dalam penanganan banjir Jakarta—tidak lagi bersifat reaktif, melainkan berbasis perencanaan jangka panjang dan terintegrasi.

Dengan kombinasi pembangunan rumah pompa, peningkatan kapasitas, serta dukungan pompa mobile, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan untuk menekan risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik ibu kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *