MUSIK

Tama Yuri Rilis Album Perdana Biar Aku Dianggap Beruntung, Bawa 11 Lagu dalam 3 Fase

0
×

Tama Yuri Rilis Album Perdana Biar Aku Dianggap Beruntung, Bawa 11 Lagu dalam 3 Fase

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Penyanyi dan penulis lagu Tama Yuri akhirnya menghadirkan album perdana bertajuk “Biar Aku Dianggap Beruntung”. Berisi 11 lagu, album pop alternatif ini merangkum perjalanan emosional melalui tiga fase: jatuh cinta terlalu dalam, terpuruk, hingga belajar menerima keadaan.

Album tersebut melanjutkan perjalanan Tama Yuri yang sebelumnya telah memperkenalkan sejumlah single sejak 2024. Kali ini, seluruh lagu dirangkai menjadi satu cerita mengenai bagaimana seseorang melewati luka hingga akhirnya menemukan cara untuk tetap melangkah.

11 Lagu dalam Tiga Fase Kehidupan

Tama membagi album menjadi tiga bagian. Fase pertama menggambarkan kondisi cegil, ketika seseorang larut dalam perasaan cinta. Bagian ini diwakili lagu Canggung”, “Dua Sisi”, danTetap Cinta Selamanya Cinta.

Fase berikutnya membawa pendengar ke masa terpuruk melalui Duri”, “Hari yang Berat”, “Biasa Saja”, danKatanya Rela. Setelah melewati fase tersebut, perjalanan emosional berlanjut menuju penerimaan melalui Bukan Salahku”, “Sudut Pandang”, “Good Shower”, danBiar Aku Dianggap Beruntung.

Judul album dipilih sebagai benang merah seluruh cerita. Bagi Tama, keberuntungan bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan tetap menjalani kehidupan meski berkali-kali menghadapi luka.

Untuk semua hal pahit yang datang, aku taburin gula biar tetap terasa manis, dan terus tersenyum walau dunia di sekeliling menggerus. Sampai akhirnya aku dianggap beruntung,” ujar Tama Yuri.

Digarap di Yogyakarta

Dalam proses produksinya, Tama Yuri bekerja bersama sejumlah produser, yakni Fareeq Angkasa, Awal Awe, Milfarasi, serta kolektif Usaha Terbaik Kita yang terdiri dari Yabes Yuniawan, Ikhwan Hastanto, dan Lintang Larasati.

Sebagian besar proses pengerjaan album dilakukan di Yogyakarta, melibatkan sejumlah musisi dan kru untuk rekaman instrumen, pengarahan vokal, vokal latar, hingga penataan dan penyelarasan suara. Khusus lagu “Katanya Rela”, proses penataan dan penyelarasan dilakukan di Jakarta.

Bawa Semangat Perempuan untuk Bersuara

Lewat album ini, Tama ingin pendengar merasa ditemani ketika menghadapi masa sulit. Ia juga menjadikan karya tersebut sebagai ruang untuk membagikan pengalaman yang tidak selalu mudah diceritakan.

Tama berharap album independen tersebut dapat menjangkau pendengar lebih luas sekaligus membawa pesan bahwa perempuan berhak memiliki suara, merasa lelah, mencintai dengan caranya sendiri, dan tetap bertahan.

Sebagai bagian dari rangkaian perilisan, Tama juga menyiapkan workshop membuat zine di Jakarta. Peserta nantinya akan membuat zine sambil ditemani lagu-lagu dari album serta memperoleh merchandise eksklusif hasil refleksi mereka.

“Biar Aku Dianggap Beruntung” kini dapat didengarkan melalui berbagai layanan streaming digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *