Wartabuana.com — Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi memperpanjang kontrak Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Timnas Inggris hingga 2028. Pengumuman pada Kamis, 12 Februari 2026, itu sekaligus menegaskan kepercayaan penuh FA terhadap pelatih asal Jerman tersebut untuk memimpin The Three Lions di Piala Dunia 2026 hingga Euro 2028 yang akan digelar di Inggris dan negara-negara Britania Raya.
Keputusan ini mengakhiri berbagai spekulasi soal masa depan Tuchel, yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Rekam Jejak Sempurna: 8 Laga, 8 Kemenangan, Nol Kebobolan
Tuchel pertama kali mengambil alih kursi pelatih Inggris pada Januari 2025 dengan kontrak 18 bulan yang difokuskan pada siklus Piala Dunia 2026. Namun performa impresif tim di bawah arahannya membuat FA tak ragu memperpanjang masa baktinya.
Inggris lolos ke Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna:
8 kemenangan dari 8 pertandingan
22 gol dicetak
0 kebobolan
Juara Grup K kualifikasi
Statistik tersebut menjadikan Inggris sebagai salah satu unggulan kuat di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Lebih dari sekadar hasil, Tuchel dinilai berhasil membangun struktur permainan yang disiplin, solid dalam bertahan, serta efektif dalam transisi menyerang.
Tuchel: “Kami Akan Membuat Negara Bangga”
Pelatih berusia 52 tahun itu mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan jangka panjang yang diberikan FA.
“Ini adalah kesempatan luar biasa dan kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat negara bangga,” ujar Tuchel.
Ia mengaku menikmati setiap momen bekerja bersama para pemain dan staf kepelatihan Inggris. Dukungan penuh dari federasi dan suporter menjadi faktor penting dalam keputusannya melanjutkan “pekerjaan impian” tersebut.
Euro 2028, yang akan digelar di Inggris dan kawasan Britania Raya, disebut Tuchel sebagai momen spesial dalam kariernya. Bermain di kandang sendiri membuka peluang besar bagi Inggris untuk mengakhiri penantian panjang gelar turnamen besar.
Misi Besar: Akhiri Dahaga Gelar Sejak 1966
Meski kerap menjadi favorit, Inggris belum lagi mengangkat trofi turnamen besar sejak Piala Dunia 1966. Beberapa kali mereka nyaris, termasuk final Euro 2020 dan semifinal Piala Dunia 2018.
Perpanjangan kontrak Tuchel hingga 2028 memberi stabilitas jangka panjang—sesuatu yang kerap menjadi tantangan dalam proyek Timnas Inggris sebelumnya.
Dengan fondasi taktik yang mulai matang, generasi emas yang sedang berada di puncak performa, serta momentum kualifikasi sempurna, Inggris kini tak hanya sekadar berharap—mereka membangun proyek juara.
Stabilitas Jadi Kunci Menuju 2028
Langkah FA mempertahankan Tuchel menunjukkan arah kebijakan yang jelas: stabilitas dan kesinambungan.
Dalam sepak bola modern, kontinuitas pelatih kerap menjadi faktor pembeda antara tim yang sekadar kompetitif dan tim yang benar-benar juara. Tuchel, dengan pengalaman menjuarai Liga Champions dan sukses di berbagai liga top Eropa, dianggap figur tepat untuk membawa Inggris ke level berikutnya.
Euro 2028 di kandang sendiri kini menjadi target strategis jangka panjang—turnamen yang bisa menjadi panggung penebusan sekaligus momentum sejarah baru bagi The Three Lions.













