Wartabuana.com | Xiaomi kembali mengguncang pasar smartphone kelas menengah dengan menghadirkan Redmi Note 17 Series di China. Sorotan utama tertuju pada Redmi Note 17 Pro yang membawa baterai jumbo 9.000 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya, sekaligus menawarkan ketahanan fisik yang dirancang untuk penggunaan ekstrem.
Baterai Raksasa Jadi Nilai Jual Utama
Redmi Note 17 Pro hadir dengan baterai silikon-karbon berkapasitas 9.000 mAh yang didukung chip manajemen daya Xiaomi Surge G1. Perangkat ini mendukung pengisian cepat 67W serta reverse charging 22,5W untuk mengisi daya perangkat lain.
Menariknya, Xiaomi juga menawarkan program perlindungan baterai hingga lima tahun. Pengguna awal berhak mendapatkan penggantian baterai gratis apabila kesehatan baterai turun di bawah 80 persen dalam empat tahun pertama.
Tangguh dengan Sertifikasi Lengkap
Tak hanya unggul di daya tahan baterai, Redmi Note 17 Pro juga mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Artinya, ponsel ini tahan debu, tahan rendaman air, hingga semprotan air bertekanan tinggi.
Perlindungan semakin diperkuat dengan Gorilla Glass Victus 2, rangka logam die-cast, dan material peredam benturan yang diklaim mampu meningkatkan ketahanan saat terjatuh.
Layar Cerah, Performa Efisien

Redmi Note 17 Pro dibekali layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nit. Sementara performanya ditopang Snapdragon 6s Gen 4 dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan hingga 512GB.
Di sisi lain, Redmi Note 17 reguler hadir dengan layar OLED 7 inci dan baterai 8.000 mAh, menjadikannya salah satu ponsel layar besar dengan daya tahan terbaik di kelas menengah.
Xiaomi saat ini baru memasarkan Redmi Note 17 Series di China. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global, termasuk Indonesia.













