Wartabuana.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa pendidikan ke luar negeri bagi 50 hingga 75 mahasiswa asal Ibu Kota pada 2027. Program yang dirancang dengan anggaran Rp100 miliar dari APBD DKI Jakarta ini akan disinergikan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kerja sama dengan LPDP Pusat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program beasiswa tersebut. Ia berencana berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar program yang dibiayai pemerintah daerah itu dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“LPDP-nya bekerja sama dengan LPDP Pusat. Saya akan meminta waktu kepada Kementerian Keuangan agar sinergi dengan Pemerintah Pusat,” kata Pramono di Jakarta,
Anggaran Rp100 Miliar, Program Ditargetkan Berjalan pada 2027
Pramono menjelaskan, anggaran program beasiswa tersebut telah dimasukkan dalam APBD DKI Jakarta. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan itu dapat mulai direalisasikan pada 2027, dengan jumlah penerima sekitar 50 hingga 75 calon mahasiswa.
“Dana yang dipersiapkan adalah dana dari DKI Jakarta dan sudah masuk di APBD (50 hingga 75 calon mahasiswa dengan anggaran Rp100 miliar). Mudah-mudahan tahun depan sudah mulai bisa dijalankan,” ujarnya.
Meski demikian, mekanisme pendaftaran, persyaratan penerima, pilihan negara tujuan, serta bidang studi yang akan didanai belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan tersebut.
Perluas Akses Pendidikan bagi Warga Jakarta
Menurut Pramono, dukungan terhadap pendidikan perlu terus diperluas agar kesempatan menempuh pendidikan berkualitas tidak semata-mata bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga.
Kebijakan beasiswa ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperkuat dukungan pendidikan, sekaligus memperluas peluang mahasiswa asal Jakarta untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Pramono juga menekankan pentingnya memperkuat pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial secara beriringan. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan dasar dan meningkatkan kesempatan masyarakat untuk memperbaiki taraf hidup.
Jika terealisasi sesuai target, program beasiswa ini akan membuka peluang bagi puluhan mahasiswa Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Informasi resmi mengenai seleksi dan persyaratan penerima masih perlu ditunggu dari Pemprov DKI Jakarta.













