Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Maroedja Sport Park Resmi Dibuka, Pramono Anung Genjot RTH dan Sport Tourism di Jakarta Barat

×

Maroedja Sport Park Resmi Dibuka, Pramono Anung Genjot RTH dan Sport Tourism di Jakarta Barat

Share this article

Wartabuana.com — Jakarta kembali menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan warga. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2), sebagai bagian dari upaya memperluas fasilitas publik sekaligus memperkuat ekosistem olahraga ibu kota.

Peresmian taman olahraga yang berdiri di atas lahan seluas 22.635 meter persegi atau sekitar 2,2 hektare ini disambut antusias atlet muda dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta yang tengah berlatih di lokasi.

Tahap Pertama Rampung, Tahap Kedua Segera Dilanjutkan

Gubernur Pramono menegaskan, pembangunan Maroedja Sport Park merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta dalam menata ulang lahan yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Aman.

Memang ini baru tahap pertama, nanti akan diselesaikan pada tahap kedua. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penataan Kawasan Koridor Meruya untuk meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau publik serta menjadi wadah interaksi sosial di Jakarta,” ujar Pramono.

Total anggaran pembangunan tahap awal mencapai Rp10,9 miliar dari kebutuhan sekitar Rp12 miliar. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dispora DKI Jakarta diminta segera menuntaskan tahap II.

Pramono bahkan menegaskan, jika proses lanjutan mengalami hambatan, Balai Kota akan turun tangan langsung demi memastikan proyek strategis ini rampung sesuai rencana.

Dukung Ekosistem Olahraga dan Sport Tourism Jakarta

 

Lebih dari sekadar taman, Maroedja Sport Park diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem olahraga berkelanjutan di Jakarta.

Kita tengah berupaya mengembangkan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai destinasi sport tourism terkemuka di kawasan regional,” jelasnya.

Lokasi yang strategis di kawasan Kembangan dinilai sangat potensial untuk menggerakkan aktivitas olahraga masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi sistem pencahayaan dan videotron agar dapat dimanfaatkan hingga malam hari, membuka peluang penyelenggaraan berbagai kegiatan komunitas maupun event olahraga.

Empat Zona Utama dan Konsep Sponge City

 

Maroedja Sport Park dirancang dengan prinsip Sponge City Infrastructure, yakni konsep tata kota yang mampu menyerap dan mengelola air secara alami untuk mengurangi risiko genangan.

Kawasan ini dibagi menjadi empat zona utama:

1. Zona Penerima

Terdiri atas gerbang utama, area parkir, dan fasilitas toilet.

2. Zona Olahraga

Dilengkapi lapangan basket, mini soccer, dan jogging track.

3. Zona Rekreasi

Tersedia forest cafe, playground, lapangan voli, serta plaza UMKM yang diharapkan mendorong aktivitas ekonomi warga.

4. Zona Penyerapan Air

Memiliki kolam retensi dan forest walk yang mendukung fungsi ekologis kawasan.

Transformasi Lapangan Ki Aman menjadi Maroedja Sport Park melibatkan tiga konsultan profesional, yakni PT Atelier Enam Arsitek (konsultan perencana), PT Jhuda Citraguna (kontraktor pelaksana), serta PT Danureka Sarana Cipta (konsultan pengawas).

Warga Diajak Ikut Merawat

Gubernur Pramono menekankan bahwa keberadaan fasilitas umum ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.

Kami mengajak warga untuk turut merawat Maroedja Sport Park sebagai bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus berkembang,” pungkasnya.

Dengan tambahan ruang terbuka hijau ini, Jakarta Barat kini memiliki pusat aktivitas baru yang memadukan olahraga, rekreasi, dan fungsi ekologis dalam satu kawasan terpadu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *