EKONOMI

LRT Jabodebek Jadi Pilihan Liburan, Penumpang Naik 13 Persen

7
×

LRT Jabodebek Jadi Pilihan Liburan, Penumpang Naik 13 Persen

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik kini tak lagi sebatas perjalanan kerja. Akhir pekan menjadi momentum bagi keluarga untuk bepergian, berwisata, hingga menikmati kuliner. Kondisi ini membuat konektivitas antarmoda semakin penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan adalah LRT Jabodebek. Dengan 18 stasiun yang tersebar di Jakarta, Depok, dan Bekasi, layanan ini terhubung dengan sejumlah pusat aktivitas serta destinasi wisata, baik secara langsung maupun melalui moda lanjutan.

Terintegrasi dengan Berbagai Moda Transportasi

Konektivitas LRT Jabodebek antara lain tersedia di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia dengan MRT Jakarta, KA Commuterline, KA Bandara, dan Transjakarta. Integrasi dengan Transjakarta juga tersedia di delapan titik, sementara Stasiun Cikoko terhubung dengan KAI Commuter.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan shuttle pengumpan, angkutan umum, maupun layanan ojek online untuk melanjutkan perjalanan hingga destinasi akhir.

Sejumlah rute yang dapat menjadi pilihan antara lain dari Dukuh Atas menuju kawasan Monas melalui MRT, dari Cikoko menuju Ragunan menggunakan Transjakarta, serta dari Harjamukti menuju Taman Wisata Mekarsari melalui shuttle pengumpan. Stasiun TMII juga menyediakan akses shuttle menuju kawasan TMII.

Pengguna Akhir Pekan Tembus 46.878 Orang

Minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek saat akhir pekan turut meningkat. Rata-rata pengguna mencapai 46.878 orang, naik 13 persen dibandingkan rata-rata weekend 2025 yang berada di angka 41.363 pengguna.

Puncak pergerakan terjadi pada Sabtu dan Minggu pukul 10.00-20.00 WIB, terutama saat libur sekolah dan perayaan hari besar nasional.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pola perjalanan masyarakat semakin beragam, termasuk untuk rekreasi dan perjalanan keluarga.

LRT Jabodebek bisa menjadi pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan membantu masyarakat menghindari kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Dengan integrasi antarmoda yang terus dikembangkan, LRT Jabodebek diharapkan tidak hanya menjadi sarana mobilitas harian, tetapi juga alternatif perjalanan wisata yang praktis bagi masyarakat Jabodebek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *