Wartabuana.com | Kekalahan Manchester United dari Atletico Madrid dengan skor 0-2 di Liga Champions, Selasa (13/10/2026), tak hanya memperpanjang tekanan terhadap Setan Merah, tetapi juga memunculkan kritik terbuka dari dalam skuad. Bek Argentina, Lisandro Martinez, secara blak-blakan meminta manajemen klub memberikan dukungan lebih besar untuk membangun tim yang kompetitif.
Dalam wawancara bersama Amazon Prime, Martinez menegaskan bahwa evaluasi Manchester United tidak seharusnya hanya berpusat pada pelatih Michael Carrick dan para pemain. Menurutnya, jajaran manajemen juga perlu bertanggung jawab atas kondisi tim, termasuk strategi perekrutan pemain.
“Saya berharap lebih, 100 persen. Saya berharap lebih kepada direktur teknik kami, Jason Wilcox,” ujar Martinez, seperti dikutip The Guardian.
Start Buruk MU Jadi Sorotan, Empat Kekalahan Menghantui
Kekalahan di markas Atletico menambah panjang daftar hasil mengecewakan Manchester United pada awal musim. Sebelumnya, mereka tersingkir dari Piala Liga setelah kalah 2-3 dari Brighton pada 17 September.
Setan Merah juga menelan kekalahan 0-1 dari Manchester City dan gagal meraih kemenangan saat menghadapi Fulham serta Tottenham Hotspur.
Rentetan hasil tersebut membuat performa MU menjadi sorotan. Kekalahan dari Atletico semakin mempertegas persoalan yang perlu dibenahi, mulai dari konsistensi permainan hingga kekuatan skuad dalam menghadapi lawan-lawan tangguh.
Gol Cepat Atletico dan Kartu Merah Yoro Jadi Titik Balik
Bermain di Stadion Metropolitano, Manchester United langsung menghadapi tekanan setelah Pablo Barrios mencetak gol pembuka pada menit pertama.
Situasi semakin sulit ketika Leny Yoro menerima kartu merah. Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memperbesar skor melalui Ademola Lookman pada babak kedua.
MU gagal membalas hingga pertandingan berakhir dengan skor 0-2. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan betapa sulitnya tim asuhan Carrick menjaga stabilitas permainan ketika berada dalam tekanan.
Martinez Bela Carrick, Manajemen MU Ikut Disorot
Di tengah situasi sulit, Martinez memilih menyuarakan perlunya evaluasi yang lebih luas. Ia menilai mengganti atau menyalahkan pelatih tidak selalu menjadi solusi jika persoalan mendasar dalam pembentukan skuad belum ditangani.
Menurutnya, Manchester United perlu memanfaatkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya untuk meningkatkan kualitas tim, bukan berpuas diri dengan pencapaian masa lalu.
Meski mengkritik manajemen, Martinez juga mengakui bahwa para pemain tetap memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki performa di lapangan.
Strategi Transfer MU Jadi Pekerjaan Rumah
Pernyataan Martinez menyoroti pentingnya kebijakan transfer dalam menjaga daya saing klub di level tertinggi Eropa. Rekrutmen pemain, keseimbangan skuad, dan kesinambungan proyek olahraga menjadi sejumlah aspek yang perlu dievaluasi.
Kini, tantangan Manchester United bukan hanya bangkit dari kekalahan di Madrid, melainkan juga menjawab persoalan yang disorot pemainnya sendiri. Respons manajemen terhadap kritik tersebut akan menjadi perhatian di tengah tuntutan agar Setan Merah segera memperbaiki performa.













