Wartabuana.com | Grup K-pop NewJeans kembali menghadapi persoalan hukum. Kali ini, lagu ETA digugat di Amerika Serikat atas dugaan pelanggaran hak cipta setelah disebut memiliki kemiripan dengan lagu dance yang dirilis pada 2005. Kasus ini pun menambah daftar sengketa hak cipta yang menyeret nama grup besutan ADOR tersebut.
Perusahaan pemegang hak cipta All Surface Publishing mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik California terhadap ADOR, HYBE, produser 250, penulis lirik Beenzino dan Vana, serta Apple yang menggunakan lagu tersebut dalam kampanye iklannya.
Soroti Kemiripan dengan Lagu Tahun 2005
Penggugat menilai lagu ETA memiliki kesamaan dengan Samir’s Theme, karya DJ Debonair Samir yang dirilis pada 2005. Dugaan kemiripan mencakup melodi horn sinkopasi, pola ritme not ke-16, hingga pola bass drum yang dianggap memiliki karakter serupa.
Dalam gugatan itu, All Surface Publishing meminta keuntungan yang diperoleh dari lagu ETA serta ganti rugi sesuai ketentuan hukum hak cipta Amerika Serikat.
ADOR Masih Lakukan Peninjauan
Menanggapi gugatan tersebut, ADOR menyatakan sedang memeriksa dokumen internal, termasuk proses pemilihan lagu yang diperoleh melalui Vana atas keputusan mantan CEO ADOR, Min Hee-jin. Agensi juga menelusuri apakah telah dilakukan pemeriksaan potensi kemiripan musik saat tahap produksi.
Sebelumnya, NewJeans juga sempat diterpa tudingan serupa terhadap lagu Bubble Gum dan How Sweet. Meski begitu, gugatan terkait ETA masih berada pada tahap awal sehingga belum ada putusan pengadilan yang menyatakan adanya pelanggaran hak cipta.













