Wartabuana.com | Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam. Meski api menghanguskan sejumlah lantai, Pemprov DKI Jakarta memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Api Padam, Satu Orang Berhasil Dievakuasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan melanda lantai 11 hingga 16. Sebanyak 37 unit mobil pemadam dan 185 personel dikerahkan untuk menangani kobaran api.
Api berhasil dipadamkan pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Satu orang yang berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan mendapat perawatan di RS Tarakan.
Sempat terjadi penyalaan kembali di lantai 8 pada pukul 09.50 WIB. Namun, petugas berhasil mengatasinya dalam waktu sekitar 10 menit. Penanganan kemudian dinyatakan selesai pukul 12.05 WIB.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Gedung tersebut menjadi tempat kerja sejumlah perangkat daerah, termasuk Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan sekitar 1.000 ASN.
Polda Metro Jaya melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Pemprov DKI menyatakan gedung juga telah memiliki perlindungan asuransi.
Data Perpajakan Aman, ASN Terapkan WFH
Pramono memastikan data perpajakan tetap aman karena telah dicadangkan secara digital. Layanan perpajakan pun dipastikan tidak terganggu.
Sementara itu, ASN terdampak diarahkan bekerja melalui skema work from home (WFH), kantor suku dinas, maupun aset perkantoran Pemprov DKI lainnya.
Pemprov DKI menegaskan pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas sembari proses pemulihan gedung dilakukan.













