Wartabuana.com | Target tinggi Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat respons positif dari pelatih John Herdman. Juru taktik asal Inggris itu justru melihat ambisi tersebut sebagai kesempatan bagi skuad Garuda untuk mencetak sejarah.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 24 September-5 Oktober 2026, dengan Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1. Grup A digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sedangkan Grup B berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Herdman Siap Wujudkan Mimpi Erick
Herdman mengaku memahami karakter Erick Thohir yang selalu memasang target besar untuk sepak bola Indonesia. Bahkan, menurutnya, ambisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya tertarik menjadi bagian dari proyek Garuda.
“Pak Erick membawa saya ke sini karena dia menjual mimpi kepada saya untuk lolos ke Piala Dunia 2030,” ujar Herdman.
Selain target juara FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman menyebut Erick juga memiliki ambisi membawa Indonesia menembus delapan besar Piala Asia 2027 serta meraih trofi.
Bagi Herdman, kesempatan tampil di FIFA ASEAN Cup menjadi momentum penting untuk memulai perjalanan tersebut. Ia ingin timnya tidak sekadar menjadi peserta, tetapi benar-benar mengangkat trofi bersama para pendukung di stadion.
Tiga Laga Menanti Garuda
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Garuda akan membuka perjuangan dengan menghadapi Singapura di SUGBK pada 25 September pukul 20.00 WIB.
Berikutnya, Indonesia menghadapi Malaysia pada 28 September pukul 19.30 WIB, kemudian Bangladesh pada 1 Oktober di jam yang sama.
Jika berhasil menjadi juara grup, Indonesia berpeluang kembali tampil di SUGBK pada partai final 5 Oktober pukul 20.00 WIB. Juara Grup A akan berhadapan dengan juara Grup B untuk memperebutkan trofi.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, Herdman dituntut meracik skuad terbaik. Ia dan tim pelatih sebelumnya telah memantau pemain lokal maupun diaspora selama berbulan-bulan untuk menentukan komposisi Garuda yang paling siap menghadapi turnamen.
Kini, target Erick sudah jelas: Indonesia harus memburu trofi. Tantangannya adalah mengubah ambisi tersebut menjadi prestasi di lapangan.













