SELEBRITIS

Jerome Polin Ajak Netizen Berani Speak Up, Singgung Penderitaan Rakyat

0
×

Jerome Polin Ajak Netizen Berani Speak Up, Singgung Penderitaan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

Wartabuana.com | Konten kreator Jerome Polin mengajak masyarakat untuk tidak takut menyampaikan pendapat di media sosial meski berisiko mendapat serangan dari akun-akun yang disebut sebagai buzzer. Baginya, hujatan di dunia maya tidak sebanding dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, mulai dari banjir hingga masalah kesehatan dan antrean bahan bakar minyak (BBM).

Pesan tersebut disampaikan Jerome melalui platform Threads. Ia mengingatkan bahwa keberanian menyuarakan persoalan publik menjadi penting agar penderitaan masyarakat tidak luput dari perhatian.

Jerome Polin Singgung Penderitaan Rakyat

Dalam unggahannya, Jerome menyinggung berbagai persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian, termasuk warga terdampak banjir, masyarakat yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga antrean BBM yang disebutnya membuat orang pingsan.

Ia mempertanyakan mengapa masyarakat harus takut berbicara hanya karena khawatir mendapat serangan di media sosial.

“Diserang buzzer doang mah kecil dibandingin penderitaan mereka semua yang terdampak. Buzzer bisa diblock, tapi penderitaan mereka mana bisa?” kata Jerome.

Menurutnya, kondisi kehidupan yang relatif baik saat ini bukan jaminan seseorang akan selalu terhindar dari dampak berbagai persoalan di sekitarnya.

Jerome pun mengajak netizen untuk terus menyampaikan kritik dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

“Ayo temen-temen semua kita terus berisik, terus speak up. Kalian hidupnya masih baik-baik aja bukan berarti selamanya akan begitu, in this situation, semua bisa kena dampaknya. We do what we can. If the least we can do is speaking up, do it,” ujarnya.

Cara Menghadapi Buzzer, Jerome Sarankan Blokir Akun

Tak hanya mendorong keberanian berbicara, Jerome juga membagikan pandangannya tentang cara menghadapi akun yang menyerang atau sengaja memancing perdebatan.

Ia menyarankan netizen untuk memblokir akun tersebut daripada terus meladeni komentar yang berpotensi memperpanjang konflik.

“Cara terbaik untuk melawan buzzer adalah block. Makin kita engage, makin seneng guys mereka,” ucapnya.

Jerome juga menyoroti kemungkinan adanya akun yang mengejar keuntungan dari aktivitas media sosial, seperti komentar, repost, dan jumlah penayangan. Menurutnya, perdebatan sulit menghasilkan titik temu jika pihak-pihak yang terlibat memiliki tujuan berbeda.

“Kita ngejar keadilan dan kebenaran, mereka ngejar duit, udah ga akan sejalan,” katanya.

Ia pun menegaskan bahwa netizen tidak harus menghabiskan energi untuk berdebat dengan akun yang dianggap tidak terbuka terhadap fakta.

“So, the best thing we can do is to IGNORE and BLOCK,” tutur Jerome.

Pesan tentang Keberanian dan Kepedulian di Media Sosial

Pesan Jerome menekankan bahwa media sosial dapat digunakan bukan hanya untuk berdebat, tetapi juga untuk mengangkat persoalan yang membutuhkan perhatian publik.

Ajakan tersebut sekaligus mengingatkan pengguna media sosial agar tetap kritis, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, dan tidak mudah terpancing provokasi.

Pada akhirnya, menyuarakan kepedulian tidak harus dilakukan dengan membalas setiap serangan. Memilih untuk fokus pada fakta, menyampaikan kritik secara konstruktif, serta memblokir akun yang mengganggu dapat menjadi cara menjaga ruang digital tetap sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *