Wartabuana.com — Lonjakan karier spektakuler ditorehkan petenis muda Indonesia, Janice Tjen. Dalam pembaruan ranking WTA per Senin (23/2/2026), dara 23 tahun asal Jakarta itu resmi menembus peringkat 36 dunia—capaian yang langsung menghidupkan kembali memori kejayaan tenis putri Indonesia era Yayuk Basuki.
Melonjak 10 tingkat berkat performa di Dubai

Kenaikan signifikan ini datang setelah penampilan impresif Tjen yang berhasil menembus babak 16 besar Dubai Championships.
Dengan koleksi 1.341 poin, Tjen kini menempel ketat zona elite. Ia bahkan sejajar dengan Sara Bejlek di sekitar posisi 37 dan hanya terpaut tipis dari peringkat 33 dunia—membuka peluang besar untuk terus menanjak dalam waktu dekat.
Momentum performa yang sedang menanjak membuat Tjen mulai dipandang sebagai kekuatan baru dari Asia Tenggara di tur WTA.
Momen bersejarah bagi tenis Indonesia
Pencapaian ini bukan sekadar statistik. Tjen menjadi petenis putri Indonesia pertama yang menembus Top 40 dunia sejak era emas Yayuk Basuki pada 1990-an.
Posisi saat ini juga menjadi yang tertinggi bagi Indonesia sejak Basuki duduk di peringkat 35 dunia pada US Open 1998. Jika tren positif berlanjut, bukan mustahil Tjen segera melampaui capaian tersebut.
Sebagai catatan, rekor tertinggi Yayuk Basuki berada di peringkat 19 dunia (6 Oktober 1997)—tonggak yang kini mulai terasa realistis untuk dikejar.
Dari luar 300 besar, kini ancaman nyata

Perjalanan Tjen terbilang dramatis. Sekitar setahun lalu, ia masih berada di luar 300 besar dunia. Kini, namanya mulai diperhitungkan setelah mencatat sejumlah kemenangan penting atas pemain Top 30.
Perkembangan pesat ini menunjukkan kombinasi kematangan teknik, mental bertanding, dan konsistensi performa yang terus meningkat sepanjang musim.
Dua turnamen krusial sudah menanti
Peluang menambah poin ranking terbuka lebar. Tjen dijadwalkan tampil di Merida Open (WTA 500) sebelum menjalani debut bergengsi di Indian Wells.
Dua turnamen ini berpotensi menjadi panggung penting bagi Tjen untuk:
menembus Top 30
mendekati rekor nasional
sekaligus mengukuhkan statusnya di level elite WTA
Jika konsistensi ini terjaga, Janice Tjen bukan hanya sekadar fenomena sesaat. Ia berpeluang menjadi tonggak baru kebangkitan tenis putri Indonesia—dan mungkin, dalam waktu yang tidak terlalu lama, benar-benar melampaui jejak legendaris Yayuk Basuki. (©IB / artwork: Ig@janicetjen)













