Mbah WP
Mbah WP
NEWS

Jalan Lenteng Agung Kembali Dibuka, Fakta di Balik Jalan Amblas Mulai Terungkap: Infrastruktur Tua Jadi Sorotan

×

Jalan Lenteng Agung Kembali Dibuka, Fakta di Balik Jalan Amblas Mulai Terungkap: Infrastruktur Tua Jadi Sorotan

Share this article

Wartabuana.com | Setelah beberapa hari sempat memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas warga, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, akhirnya kembali dibuka untuk lalu lintas normal. Kabar ini menjadi angin segar bagi ribuan pengguna jalan yang setiap hari mengandalkan jalur tersebut sebagai akses utama penghubung Jakarta–Depok.

Namun, di balik cepatnya proses perbaikan, muncul fakta lain yang mulai menjadi perhatian: infrastruktur bawah tanah berusia puluhan tahun yang diduga menjadi penyebab utama amblasnya badan jalan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan proses penanganan dilakukan dengan cepat tanpa mengesampingkan faktor keselamatan masyarakat.

Saya cukup terkejut, dalam waktu lima hari jalan ini sudah dapat dilalui dengan kondisi yang sangat baik,” ujar Rano saat meninjau lokasi perbaikan pada Selasa (2/6).

Ia mengungkapkan, hasil pekerjaan di lapangan bahkan melampaui ekspektasi awal. Menurutnya, sebelumnya sempat muncul pertimbangan untuk melakukan pelapisan ulang aspal, namun kondisi jalan yang telah diperbaiki dinilai sudah memenuhi standar kelayakan.

Jalur Penghubung Jakarta–Depok Kembali Bernapas

Jalan Raya Lenteng Agung dikenal sebagai salah satu urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah selatan Jakarta. Ribuan kendaraan melintasi jalur ini setiap hari, baik menuju pusat ibu kota maupun arah Depok, Jawa Barat.

Ketika badan jalan mendadak amblas pada Jumat pagi pekan lalu, pemerintah segera mengambil langkah cepat dengan menutup akses demi menghindari risiko kecelakaan yang lebih besar.

Alat berat langsung diterjunkan, sementara petugas bekerja secara intensif untuk mempercepat pemulihan.

Petugas bekerja siang dan malam selama hampir empat hari. Alhamdulillah dua ruas jalan saat ini sudah bisa digunakan kembali secara normal,” kata Rano.

Meski demikian, pekerjaan di area pendukung seperti bahu jalan serta sisi kiri dan kanan jalan masih terus diselesaikan agar arus lalu lintas dapat pulih sepenuhnya.

Pipa Berusia Lebih dari 30 Tahun Jadi Penyebab Jalan Amblas

Hasil penelusuran teknis mengungkap penyebab yang cukup mengejutkan. Kerusakan jalan diduga dipicu oleh struktur pipa besi bergelombang atau Aramco yang mengalami pengeroposan akibat faktor usia.

Menurut Rano, infrastruktur tersebut diperkirakan telah digunakan selama lebih dari tiga dekade.

Kalau usia struktur sudah lebih dari 30 tahun, tentu kemungkinan pengeroposan akan terjadi. Potensi serupa juga bisa muncul di lokasi lain yang masih menggunakan sistem yang sama,” jelasnya.

Temuan ini menjadi sinyal penting bahwa sejumlah infrastruktur lama di Jakarta mulai membutuhkan perhatian serius.

Tantangan Perbaikan: Saluran Berada di Bawah Rel Kereta

Proses perbaikan di lokasi ternyata tidak bisa dilakukan dengan metode biasa.

Saluran air di bawah Jalan Lenteng Agung diketahui terhubung dengan aliran dari Waduk Universitas Indonesia dan melintasi area di bawah jalur kereta api. Kondisi tersebut membuat metode penggalian konvensional berisiko dilakukan.

Sebagai alternatif, tim menggunakan metode pengeboran dan penekanan pipa secara langsung menuju waduk.

Selain itu, saluran penahan baru kini diperkuat menggunakan beton mutu tinggi K-400 agar memiliki daya tahan lebih kuat terhadap tekanan dan usia penggunaan jangka panjang.

Pemprov DKI Mulai Petakan Titik Rawan Infrastruktur Tua

Kejadian di Lenteng Agung menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melalui Dinas Sumber Daya Air, pemerintah kini mulai melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco lama.

Langkah ini bertujuan mendeteksi titik rawan lebih awal sehingga mitigasi dapat dilakukan sebelum memicu kerusakan yang lebih besar.

“Kami tidak ingin menutup-nutupi risiko yang ada. Yang penting adalah menyiapkan langkah antisipasi secepat mungkin,” ujar Rano.

Pemetaan juga mencakup sejumlah jaringan pipa air yang telah berusia tua agar potensi gangguan serupa bisa segera diantisipasi.

Peristiwa Jalan Lenteng Agung bukan hanya soal jalan amblas yang berhasil diperbaiki dalam hitungan hari. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang menua dapat menjadi tantangan besar bagi kota metropolitan seperti Jakarta di masa mendatang.

[Ib / Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *