Wartabuana.com |
ading Marten menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian satwa liar dengan mengambil langkah nyata. Aktor sekaligus presenter tersebut resmi menjadi orangtua asuh bayi orangutan Kalimantan bernama Selfie, yang akrab disapa “Si Manis”.
Kabar tersebut dibagikan Gading melalui akun Instagram pribadinya. Ia turut mengunggah sertifikat resmi dari program adopsi Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation.
“HALLO BABY SELFIE hihihi,” tulis Gading dalam unggahannya.
Adopsi Berlangsung Satu Tahun
Lihat postingan ini di Instagram
Dalam sertifikat tersebut tercantum bahwa masa adopsi Selfie berlangsung selama satu tahun, mulai 28 Agustus 2026 hingga 28 Agustus 2027.
Sertifikat itu ditandatangani di Bogor pada 28 Agustus 2026 oleh CEO BOS Foundation, Dr. Jamartin Sihite. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BOS Foundation dalam penyelamatan dan pelestarian orangutan Kalimantan yang menghadapi berbagai ancaman, termasuk kehilangan habitat.
Gading pun menyampaikan harapan sederhana untuk orangutan kecil tersebut.
“Sehat-sehat pinter-pinter yaaaaa baby Selfie,” tulisnya.
Langkah Gading mendapat sambutan positif dari warganet. Banyak yang menilai kepeduliannya menjadi contoh bagaimana figur publik dapat menggunakan perhatian publik untuk mengangkat isu konservasi satwa endemik Indonesia.
Sebelumnya Sempat Kunjungi Kalimantan
Kepedulian Gading terhadap orangutan bukan kali pertama ditunjukkan. Sebelumnya, ia bersama Raffi Ahmad, Desta Mahendra, dan Ariel NOAH sempat mengunjungi Kalimantan, termasuk wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Gading juga menyempatkan diri mengunjungi lokasi rehabilitasi orangutan dan satwa lainnya.
Program adopsi orangutan seperti yang diikuti Gading pada dasarnya bukan berarti membawa satwa pulang untuk dipelihara. Dukungan tersebut merupakan bentuk kontribusi terhadap program konservasi dan perawatan satwa yang berada dalam penanganan lembaga penyelamat.
Bagi Selfie, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju kehidupan yang lebih aman. Sementara bagi Gading, langkah ini menjadi cara sederhana untuk ikut menjaga salah satu satwa ikonik Indonesia agar tetap lestari.













