Wartabuana.com | Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi mengumumkan daftar nominasi Piala Citra pada Senin (12/10/2026) di Gedung Perusahaan Film Negara (PFN), Jakarta. Sebanyak 531 karya dari berbagai kategori perfilman masuk dalam proses seleksi tahun ini. Ghost in the Cell karya Joko Anwar menjadi salah satu sorotan utama, bersama Para Perasuk dan Na Willa yang turut bersaing di sejumlah kategori.
Persaingan Piala Citra FFI 2026 Makin Menarik
Pengumuman nominasi dibacakan oleh Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah, Ketua Komite FFI 2026 Ario Bayu, Ketua Bidang Penjurian Budi Irawanto, dan Ketua Bidang Program Prilly Latuconsina. Duta FFI 2026 Nirina Zubir dan Morgan Oey juga hadir dalam acara tersebut.
Penjurian tahap nominasi film cerita panjang melibatkan 85 anggota Akademi Citra dan perwakilan asosiasi profesi perfilman. Tahun ini, penghargaan mencakup film cerita panjang, dokumenter, animasi, film pendek, serta karya kritik film.
Adu Kualitas Film dan Penampilan Aktor
Kategori Film Cerita Panjang Terbaik mempertemukan Dopamin, Ghost in the Cell, Na Willa, Operasi Pesta Copet, dan Para Perasuk.
Sementara itu, kategori Sutradara Terbaik diisi Bernardus Raka melalui Nobody Loves Kay, Edwin lewat Monster Pabrik Rambut, Joko Anwar melalui Ghost in the Cell, Kimo Stamboel lewat Abadi Nan Jaya, serta Wregas Bhanuteja melalui Para Perasuk.
Persaingan akting juga menghadirkan nama-nama besar. Abimana Aryasatya, Angga Aldi Yunanda, Ardit Erwandha, Martino Lio, dan Nicholas Saputra masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik.
Di kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim, Luisa Adreena, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon turut memperebutkan penghargaan.
Daftar Lengkap Nominasi FFI 2026
1. Film Cerita Panjang Terbaik
- Dopamin
- Ghost in the Cell
- Na Willa
- Operasi Pesta Copet
- Para Perasuk
2. Sutradara Terbaik
- Bernardus Raka — Nobody Loves Kay
- Edwin — Monster Pabrik Rambut
- Joko Anwar — Ghost in the Cell
- Kimo Stamboel — Abadi Nan Jaya
- Wregas Bhanuteja — Para Perasuk
3. Pemeran Utama Pria Terbaik
- Abimana Aryasatya — Ghost in the Cell
- Angga Aldi Yunanda — Para Perasuk
- Ardit Erwandha — Tunggu Aku Sukses Nanti
- Martino Lio — Badut Gendong
- Nicholas Saputra — Tukar Takdir
4. Pemeran Utama Perempuan Terbaik
- Christine Hakim — Semua Akan Baik-baik Saja
- Luisa Adreena — Na Willa
- Marsha Timothy — Tukar Takdir
- Meriam Bellina — Senin Harga Naik
- Shenina Cinnamon — Dopamin
5. Pemeran Pendukung Pria Terbaik
- Aming — Ghost in the Cell
- Didik Nini Thowok — Monster Pabrik Rambut
- Kristo Imanuel — Operasi Pesta Copet
- Teuku Rifnu Wikana — Dopamin
- Yoga Pratama — Ghost in the Cell
6. Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
- Kawai Labiba — Operasi Pesta Copet
- Lydia Kandou — Ikatan Darah
- Maudy Ayunda — Para Perasuk
- Raihaanun — Semua Akan Baik-baik Saja
- Sarah Sechan — Tunggu Aku Sukses Nanti
7. Penulis Skenario Asli Terbaik
- Evelyn Aprilia — Tunggu Aku Sukses Nanti
- Joko Anwar — Ghost in the Cell
- Rino Sarjono dan Edy Khemod — Operasi Pesta Copet
- Teddy Soeria Atmadja — Dopamin
- Wregas Bhanuteja, Defi Mahendra, dan Alicia Angelina — Para Perasuk
8. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
- Johanna Wattimena dan Bernardus Raka — Nobody Loves Kay
- Mouly Surya — Tukar Takdir
- Ryan Adriandhy — Na Willa
9. Film Dokumenter Panjang Terbaik
- A Distorted Individual
- I Saw Her in Motion
- Planet of Love
- The Last Supper (Whisper)
- Tonggo Gedhek
10. Film Dokumenter Pendek Terbaik
- Discordia
- Mae Menjaga Masjid
- Murdijati Gardjito
- Shard Objects
- Sino
11. Film Animasi Pendek Terbaik
- Calabai
- Drowned in Internet
- Enigma Wajah Arca
- Nyanyian di Angkringan
- Stories of Sahaba: Tahlah Ibn Ubaydullah – The Living Martyr
12. Film Cerita Pendek Terbaik
- Amelia, Amelia
- Dihapus dari Peta
- Malam Sepanjang Nafas
- Mothers are Mothering
- αLPα
13. Pengarah Sinematografi Terbaik
- Gunnar Nimpuno, I.C.S. — Para Perasuk
- Ical Tanjung, I.C.S. — Ghost in the Cell
- Vera Lestafa, I.C.S. — Dopamin
- Yadi Sugandi — Na Willa
- Yudi Datau, I.C.S. — Semua Akan Baik-baik Saja
14. Pengarah Artistik Terbaik
- Ahmad Zulkarnaen dan Wahyu Efata — Ikatan Darah
- Dennis Sutanto — Ghost in the Cell
- Menfo Tantono — Monster Pabrik Rambut
- Ong Hari Wahyu dan Edy Wibowo — Para Perasuk
- Rini Sri Handayani — Na Willa
15. Penata Efek Visual Terbaik
- Abby Eldipie dan Kalvin Irawan — Ghost in the Cell
- Bintang Adi Pradana dan Harris Reggy — Monster Pabrik Rambut
- David A. Widya P., Concetta CFX, dan Dalang Digital Studio — Na Willa
- Gaga Nugraha Ramadhan — Badut Gendong
- Mattebox Visualworks — Abadi Nan Jaya
16. Penyunting Gambar Terbaik
- Aline Jusria — Dopamin
- Aline Jusria — Operasi Pesta Copet
- Cesa David Luckmansyah — Semua Akan Baik-baik Saja
- Hendra Adhi Susanto — Senin Harga Naik
- Ryan Purwoko — Tunggu Aku Sukses Nanti
17. Penata Suara Terbaik
- Arief Budi Santoso dan Fajar Yuskemal — Abadi Nan Jaya
- Fery Setiawan — Semua Akan Baik-baik Saja
- Siti Asifa Nasution dan Satrio Budiono — Na Willa
- Sutrisno dan Satrio Budiono — Para Perasuk
- Waim Ahmad Fahreizi dan Andre Harihandoyo — Tunggu Aku Sukses Nanti
18. Penata Musik Terbaik
- Aghi Narottama — Ghost in the Cell
- Aria Prayogi dan Rahardian Winursito — Badut Gendong
- Yennu Ariendra — Para Perasuk
- Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli — Nobody Loves Kay
- Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli — Tukar Takdir
19. Pencipta Lagu Tema Terbaik
- Alvin Witarsa — “Semua Akan Baik-baik Saja” (Semua Akan Baik-baik Saja)
- Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro — “Sikilku Iso Muni” (Na Willa)
- Ipang Lazuardi — “Tandeman” (Operasi Pesta Copet)
- Sal Priadi — “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” (Monster Pabrik Rambut)
- Tony Dwi Setiaji dan Joko Anwar — “The Town was Gone” (Ghost in the Cell)
20. Penata Rias Terbaik
- Aktris Handradjasa — Ikatan Darah
- Astrid Sambudiono (rias efek) dan Albasirun Ucok — Abadi Nan Jaya
- Eva Sheba — Monster Pabrik Rambut
- Gunawan Saragih, Prio Prabu, dan Cherry Irawan (rias efek) — Badut Gendong
- Novie Ariyanti — Ghost in the Cell
21. Penata Busana Terbaik
- Astrid Rosiana Ishak — Na Willa
- Gemailla Gea Geriantiana — Badut Gendong
- Gizza Ossiatzki — Operasi Pesta Copet
- Monika Paska — Ghost in the Cell
- Muthiara A. Revana — Monster Pabrik Rambut
22. Karya Kritik Film Terbaik
- “Antara Adat dan Aparat: Menyisir Spiritualitas dan Represi di Kabut Berduri (2024)” — Gladhys Elliona
- “Dunia Setinggi Mata Na Willa” — Sony Triantoro
- “Kerja-kerja Sineas Mengekalkan Politik Dinasti di Abadi Nan Jaya” — Yulaika Romadhani
- “Meankolia dalam Aruna dan Lidahnya” — Anton Kurnia
- “Tubuh dan Ruang yang Hilang dalam Pangku” — I Ngurah Gede Adi Putra
Malam Puncak FFI 2026 Digelar 20 November
Malam puncak penganugerahan Piala Citra dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026. Pengumuman nominasi disiarkan melalui kanal YouTube Festival Film Indonesia, Kementerian Kebudayaan, Indonesiana TV, dan Vidio.
Dengan persaingan di berbagai kategori, FFI 2026 menjadi momentum untuk mengapresiasi kreativitas sineas, aktor, dan pekerja film Indonesia. Publik kini menantikan siapa saja yang akan membawa pulang Piala Citra tahun ini.













