OTOMOTIF

Chery Kejutkan Pasar, Moped Listrik Mirip Yamaha Fino Siap Meluncur

0
×

Chery Kejutkan Pasar, Moped Listrik Mirip Yamaha Fino Siap Meluncur

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Chery membuat gebrakan tak terduga di industri otomotif China. Pabrikan yang selama ini dikenal lewat lini mobil penumpang itu kini mendapat persetujuan untuk memproduksi moped listrik berdesain mirip Yamaha Fino, sebuah langkah yang menandai masuknya mereka ke segmen roda dua.

Desain Familiar, Penggerak Beda

Model tersebut tercantum dalam katalog produk terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT). Dokumen itu menunjukkan moped listrik Chery berjenis skuter bebek dengan satu motor penggerak di roda belakang.

Menariknya, desainnya sangat mirip dengan lini Yamaha Vino yang umumnya memakai mesin 150 cc, bukan penggerak listrik. Hingga kini, Chery belum mengumumkan harga maupun spesifikasi resmi moped tersebut.

Fenomena Moped Tiruan di Pasar China

Model serupa sebenarnya sudah beredar di pasar China selama hampir dua dekade. Produsen moped listrik, baik besar maupun kecil, lazim berbagi komponen dan bodi, serta kerap memakai motor hub dan baterai asam timbal untuk menekan biaya.

Di toko daring China, moped tiruan semacam ini dijual sekitar 2.000 yuan atau USD300 (sekitar Rp5,42 juta dengan kurs jual e-Rate Rp18.075 per dolar AS). Pembeli mendapat satu unit lengkap dengan kapasitas baterai kurang dari 2 kWh dan jarak tempuh 50 kilometer atau kurang.

Moped listrik tiruan pernah mendominasi pasar roda dua China, termasuk model yang menyerupai Honda Zoomer, Yamaha Jog, dan Vespa. Kehadiran merek kelas atas seperti Niu, Segway-Ninebot yang didukung Xiaomi, dan Zeeho milik CFMOTO membuat produk tiruan kini berfokus pada segmen murah.

Dugaan Strategi di Balik Langkah Chery

Sumber-sumber di China menduga moped ini membantu Chery beradaptasi dengan produksi kendaraan roda dua. Menurut dugaan itu, produk berbiaya rendah tersebut dapat dipakai untuk menyiapkan lini perakitan. Namun, dugaan tersebut belum dikonfirmasi pihak Chery.

Persiapan Chery sebenarnya sudah berjalan sebelumnya. Pada akhir September, divisi kendaraan niaga Chery menerima persetujuan pemerintah untuk memproduksi sepeda motor. Perusahaan juga memamerkan dua model motor kendaraan energi baru (NEV) dalam acara teknologi di markasnya di Wuhu.

Cinnox dan Grow C3, Sinyal Serius Chery

Di bawah merek Cinnox, Chery memperkenalkan skuter petualang (ADV) bertenaga listrik murni dengan klaim jarak tempuh 150 hingga 200 kilometer. Chery menyebut skuter itu dapat diisi daya lewat “pengisi daya otomotif”, tetapi tidak merinci apakah mendukung pengisian AC atau DC.

Model lainnya, Grow C3, merupakan motor bermesin pemanjang jangkauan (EREV). Chery menyebutnya sebagai “kruiser cerdas berteknologi kecerdasan buatan (AI) bermesin pemanjang jangkauan pertama di dunia”. Motor ini diposisikan sebagai teman berkemang yang mampu menyuplai listrik lewat teknologi V2L, dan diklaim akan menggantikan generator dengan “kebebasan daya eksternal”.

Pasar otomotif China kini mendekati kematangan di tengah klaim kejenuhan dan kelebihan kapasitas. Namun, pasar roda duanya masih memiliki ruang tumbuh, dan peralihan ke teknologi NEV dapat membuka jalur keuntungan baru bagi produsen otomotif seperti Chery.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *