Wartabuana.com — Industri film Indonesia kembali diramaikan kisah keluarga yang menyentuh hati. Film “Kupeluk Kamu Selamanya” resmi memperkenalkan trailer dan poster terbarunya, menghadirkan drama emosional tentang cinta orangtua yang tulus—sekaligus konflik yang kerap terjadi di balik hubungan keluarga.
Drama keluarga yang dekat dengan realitas penonton

Diproduksi oleh Kuy Studios bersama Aktina Film, film ini mengangkat kisah Naya, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan anaknya di tengah situasi yang tidak mudah.
Diperankan oleh Hana Malasan, karakter Naya digambarkan penuh kasih, namun juga menyimpan luka dan kelelahan emosional. Sementara itu, konflik semakin kompleks dengan kehadiran Ibnu Jamil sebagai Bagaskara, ayah dari sang anak, yang terlibat dalam perebutan hak asuh.
Tokoh anak, Aksa, diperankan oleh Jared Ali, menjadi pusat emosi dalam cerita—merepresentasikan bagaimana anak sering kali menjadi pihak yang paling terdampak dalam konflik orang dewasa.
Poster dan trailer kuatkan pesan emosional

Poster resmi film ini menampilkan momen pelukan hangat antara ibu dan anak. Visual tersebut bukan sekadar estetika, tetapi simbol kedekatan emosional sekaligus kerentanan seorang ibu.
Melalui trailer, penonton diperlihatkan dinamika hubungan yang tidak hitam-putih—tidak ada tokoh yang sepenuhnya benar atau salah, melainkan manusia dengan luka dan pilihan masing-masing.
Debut besar di balik layar

“Kupeluk Kamu Selamanya” menjadi langkah penting bagi Kuy Studios sebagai produksi layar lebar pertama mereka.
Film ini diproduseri oleh Dara Dwitanti bersama Dinda Hauw yang menjalani debut sebagai produser. Sementara kursi sutradara dipercayakan kepada Pritagita Arianegara, dengan dukungan produser eksekutif Sean Gelael dan Angga Dwimas Sasongko.
Pendekatan cerita: tanpa menghakimi, penuh empati
Menurut Dinda Hauw, film ini terinspirasi dari realitas kehidupan yang dekat dengan masyarakat, khususnya perjuangan ibu tunggal.
“Film ini ingin menunjukkan bagaimana anak bisa menjadi korban dari ego orang dewasa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pritagita menekankan bahwa film ini tidak hanya berbicara tentang keluarga, tetapi juga tentang kehilangan dan kenangan. Ia bahkan memuji kemampuan akting Jared Ali yang dinilai mampu menghidupkan emosi cerita secara mendalam.
Tantangan emosional para pemain

Bagi Hana Malasan, peran ini menjadi salah satu yang paling menantang secara emosional. Ia mengaku banyak menggali pengalaman pribadi dan lingkungan sekitar untuk mendalami karakter seorang ibu.
Sementara Ibnu Jamil melihat film ini sebagai refleksi kehidupan yang jujur. Ia menegaskan bahwa film ini tidak menghadirkan tokoh antagonis secara mutlak, melainkan mengajak penonton untuk memahami sudut pandang masing-masing karakter.
Siap tayang dan menyentuh hati penonton
Dengan deretan pemain seperti Fanny Ghassani, Mario Irwinsyah, hingga Yurike Prastika, film ini memperkuat narasi emosional yang ingin disampaikan.
“Kupeluk Kamu Selamanya” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026, dan diprediksi menjadi salah satu film drama keluarga yang mampu menguras air mata sekaligus menggugah empati penonton.
(Ib / artwork: Ig@kupelukkamuselamanya)













