Wartabuana.com | Kanal YouTube edukatif Zakema Family milik Amanda Manopo dan suaminya, Kenny Austin, mendapat perhatian publik setelah sejumlah netizen menyampaikan kritik terhadap konten yang ditujukan untuk anak-anak. Menanggapi berbagai masukan tersebut, pasangan ini mengambil langkah dengan melibatkan dokter spesialis anak dalam proses evaluasi tayangan.
Amanda mengaku menerima beragam respons, baik positif maupun negatif. Alih-alih mengabaikan kritik, ia bersama Kenny dan tim menjadikannya sebagai bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas konten.
Hal tersebut disampaikan Amanda saat ditemui awak media di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, mengembangkan kanal edukasi anak membutuhkan proses belajar berkelanjutan agar tayangan yang disajikan benar-benar memberikan manfaat bagi penonton cilik.
Libatkan Dokter Anak Sebelum Video Diunggah
Salah satu sorotan netizen berkaitan dengan gerakan animasi dalam video Zakema Family yang dianggap terlalu cepat. Sejumlah penonton mengkhawatirkan tempo visual tersebut berpotensi menyebabkan overstimulasi pada anak.
Menanggapi hal itu, Amanda mengungkapkan bahwa pihaknya kini telah menggandeng dokter spesialis anak (DSA) untuk mendampingi proses produksi.
Setiap konten nantinya akan melalui peninjauan terlebih dahulu sebelum dipublikasikan. Langkah ini dilakukan agar materi dan tampilan video lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak.
Amanda berharap keterlibatan tenaga medis dapat membantu tim menentukan kelayakan tayangan sekaligus meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap konten Zakema Family.
Zakema Family Bakal Hadirkan Konten Keluarga
Meski menerima berbagai kritik, Amanda menyadari bahwa tidak semua penonton akan memiliki pandangan yang sama. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Kenny tidak memiliki niat lain selain menghadirkan tayangan yang bermanfaat.
Ke depan, Zakema Family juga tidak hanya berfokus pada konten edukasi anak. Kanal tersebut direncanakan menjadi ruang untuk membagikan berbagai aktivitas dan cerita kehidupan keluarga Amanda Manopo dan Kenny Austin.
Langkah evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen keduanya dalam membangun kanal digital yang lebih berkualitas, sekaligus memperhatikan aspek tumbuh kembang anak di tengah maraknya tayangan hiburan digital.












