METRO

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun, Tertinggi Nasional

0
×

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun, Tertinggi Nasional

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Realisasi investasi DKI Jakarta mencapai Rp249,3 triliun sepanjang Januari–September 2026. Capaian tersebut menempatkan Ibu Kota sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia, sekaligus memperkuat ambisi Jakarta masuk dalam jajaran 20 besar kota global dunia pada 2045.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, pemerintah daerah akan memperluas kolaborasi dengan investor dan pelaku usaha untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Pramono dalam acara High Tea Reception East Ventures x Jakarta City Government di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Investasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembuka Lapangan Kerja

Pramono mengungkapkan, investasi Jakarta menyumbang sekitar 16,2 persen dari total investasi nasional. Sementara itu, ekonomi Jakarta pada triwulan II 2026 tumbuh 5,52 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Menurutnya, investasi tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai modal yang masuk. Lebih penting, investasi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan UMKM.

Sejumlah sektor strategis yang ditawarkan kepada investor meliputi transportasi terintegrasi, kawasan berorientasi transit, pengelolaan air dan sampah, ketahanan pesisir, kendaraan listrik, kesehatan, pariwisata, hingga infrastruktur digital.

Pemprov DKI juga terus memperbaiki kemudahan perizinan dan layanan investasi terpadu untuk memberikan kepastian serta menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Gandeng East Ventures, Jakarta Perluas Ekosistem Bisnis

Pramono menilai East Ventures memiliki peran penting dalam menghubungkan startup, talenta digital, dan UMKM dengan akses permodalan, teknologi, serta jaringan bisnis internasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar global.

Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, Wilson Cuaca, mengapresiasi keterbukaan Pemprov DKI dalam membangun komunikasi dengan komunitas investor. Ia menilai Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas bisnis sekaligus pintu masuk investasi di Indonesia.

Konser dan Festival Ikut Dongkrak Ekonomi Jakarta

Selain investasi langsung, Pramono menyoroti besarnya kontribusi kegiatan internasional terhadap perputaran ekonomi daerah.

Ia menyebut konser The Weeknd dan Pestapora menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp250 miliar, YE Live in Jakarta sekitar Rp450 miliar, serta Jakarta Running Festival sekitar Rp175 miliar.

Kegiatan tersebut turut menggerakkan sektor perhotelan, pariwisata, kuliner, transportasi, dan UMKM.

Pemprov DKI berharap sinergi pemerintah dan swasta dapat memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan menuju 2045.

Acara tersebut juga dihadiri Advisor East Ventures Indonesia Triawan Munaf serta sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *