NEWS

Pramono Genjot Rute Baru Transjabodetabek, Penumpang Naik 10,8 Persen

0
×

Pramono Genjot Rute Baru Transjabodetabek, Penumpang Naik 10,8 Persen

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik membuahkan hasil signifikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung , mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan penambahan rute baru Transjabodetabek. Langkah ini diambil untuk semakin memperkuat konektivitas dan mempermudah mobilitas warga di kawasan aglomerasi.

Dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, Rabu, Pramono menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki layanan transportasi. “Kita meyakini bahwa hal yang berkaitan dengan transportasi di Jakarta, perbaikan yang kita lakukan terutama dengan Transjabodetabek itu sudah menjadi semakin baik. Maka, rute-rute baru untuk Transjabodetabek akan kita pikirkan untuk membuat konektivitasnya menjadi semakin baik,” jelas Pramono.

Antusiasme Warga Membludak, Rute Blok M-Bogor Jadi Bukti

Pernyataan orang nomor satu di DKI Jakarta ini bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa jumlah penumpang transportasi publik di DKI Jakarta meningkat pesat hingga 10,8 persen pada September 2026. Peningkatan ini tak lepas dari perbaikan kualitas layanan, terutama Transjabodetabek yang semakin diminati.

Salah satu rute yang mencatat lonjakan luar biasa adalah Blok M-Bogor. Jika sebelumnya rute ini hanya menargetkan 2.000 pengguna, kini rata-rata telah melayani hampir 10.000 penumpang. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan publik terhadap transportasi umum semakin tumbuh.

“Ke depan, kita berharap kepercayaan publik terhadap transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta tetap terjaga. Sehingga angka pengguna transportasi umum di Jakarta dapat terus meningkat,” harap Pramono.

Kualitas Transportasi Jakarta Diakui Dunia

Lebih dari sekadar jumlah penumpang, Pramono juga menyoroti pengakuan internasional terhadap kualitas transportasi publik Jakarta. Ia memaparkan bahwa saat ini Jakarta menempati peringkat ke-15 dunia, peringkat kedua di ASEAN setelah Singapura, dan peringkat ketujuh di Asia.

“Di Asia itu kita hanya kalah dari Taiwan, kemudian Singapura, Seoul, Osaka, Shanghai. Tapi dibanding Beijing, Tokyo, sekarang ini kita lebih baik. Yang paling saya senang adalah dibanding New York maupun Amsterdam,” papar Pramono dengan bangga.

Dengan pencapaian ini, Pramono optimistis bahwa pengembangan rute baru Transjabodetabek akan semakin memperkokoh posisi Jakarta sebagai kota dengan sistem transportasi publik terbaik di kawasan, sekaligus menjaring lebih banyak pengguna baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *