Wartabuana.com | PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui LRT Jabodebek mengimbau pengguna tidak ragu meminta bantuan apabila mengalami situasi yang membuat tidak aman atau tidak nyaman, baik di stasiun maupun selama perjalanan.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan laporan sedini mungkin dapat membantu petugas memberikan respons secara cepat dan tepat.
“Pengguna tidak perlu menunggu situasi menjadi lebih buruk untuk melapor,” ujar Radhitya.
Empat Langkah Saat Membutuhkan Bantuan
Pengguna yang menghadapi situasi tidak aman disarankan segera menyampaikan kejadian kepada petugas keamanan atau petugas terdekat. Lokasi kejadian juga perlu diinformasikan secara jelas agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi.
Jika memungkinkan, pengguna dianjurkan tetap berada di area yang ramai dan dekat dengan petugas hingga bantuan datang. Sementara bagi pengguna yang melihat orang lain membutuhkan pertolongan, laporan dapat segera disampaikan dengan tetap memperhatikan keselamatan diri.
Pengawasan Berlangsung 24 Jam
Untuk mendukung keamanan, LRT Jabodebek mengandalkan patroli petugas keamanan dan layanan, serta sistem CCTV di area stasiun dan rangkaian kereta.
Petugas keamanan melakukan pengawasan secara bergantian selama 24 jam, terutama di area Ground, Concourse, dan Platform. Rekaman CCTV juga dapat menjadi bukti pendukung dalam penanganan laporan sesuai prosedur.
Selain itu, tersedia kereta khusus wanita di bagian belakang rangkaian sebagai salah satu opsi tambahan perlindungan bagi pengguna pada hari kerja.
Laporan dapat disampaikan langsung kepada petugas, melalui Contact Center KAI 121, maupun kanal media sosial resmi LRT Jabodebek.
Pelanggaran Bisa Berujung Pembatasan Akses
LRT Jabodebek menyatakan laporan yang masuk akan ditindaklanjuti. Jika diperlukan, petugas juga dapat membantu korban dalam proses pelaporan kepada pihak berwajib.
Tindakan tegas dapat diterapkan terhadap pengguna yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk pencurian dan pelecehan seksual secara verbal maupun nonverbal. Setelah melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan, pelaku dapat dikenai pembatasan akses menggunakan layanan LRT Jabodebek.
Menurut Radhitya, keterlibatan pengguna dalam melaporkan situasi mencurigakan menjadi bagian penting untuk menjaga transportasi publik tetap aman dan nyaman bagi semua.
[Ib / Ft:@lrt_jabodebek]













