NEWS

KAI Genap 81 Tahun, 351 Juta Pelanggan Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026

0
×

KAI Genap 81 Tahun, 351 Juta Pelanggan Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Perjalanan masyarakat Indonesia dengan kereta api terus berkembang. Bukan hanya untuk bepergian antarkota, kereta kini menjadi bagian dari aktivitas harian, mulai dari bekerja, kuliah, berdagang hingga berwisata.

Memasuki usia ke-81 pada 28 September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan yang menggunakan layanan KAI Group.

Sepanjang Januari-Agustus 2026, KAI Group melayani 351.602.397 pelanggan, naik 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 328.311.868 pelanggan.

Mobilitas Perkotaan Jadi Penopang Utama

Kontribusi terbesar berasal dari KAI Commuter dengan 277.272.682 pelanggan, tumbuh 6,32 persen. Sementara layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI mencatat 40.379.062 pelanggan atau meningkat 8,69 persen.

LRT Jabodebek juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan 21.809.797 pelanggan, naik 19,05 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perubahan pola aktivitas masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan layanan.

Dahulu, perjalanan kereta api banyak dimaknai sebagai sarana menuju kota lain atau pulang ke kampung halaman. Kini, kereta api menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari,” ujar Anne.

Bogor Line menjadi salah satu gambaran tingginya mobilitas perkotaan. Layanan ini mencatat 105.704.913 pelanggan sepanjang Januari-Agustus 2026, dengan rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.

Tak Hanya Commuter, Layanan KAI Makin Beragam

Ekosistem KAI Group juga mencakup kereta cepat, akses bandara hingga layanan wisata. Whoosh melayani 4.078.168 pelanggan, KAI Bandara 4.647.947 pelanggan, LRT Sumsel 2.965.997 pelanggan, serta KA Makassar-Parepare sebanyak 231.764 pelanggan.

Sementara itu, KAI Wisata mencatat pertumbuhan paling tinggi di antara layanan yang disebutkan, dengan 216.980 pelanggan atau naik 49,09 persen dibandingkan periode yang sama 2025.

KAI juga mengembangkan layanan yang menyasar kebutuhan masyarakat dengan karakteristik tertentu. Kereta Ekonomi Kerakyatan telah melayani 182.208 pelanggan sejak beroperasi pada 2026 hingga 9 September 2026.

Transformasi Digital Perkuat Pengalaman Pelanggan

Perubahan juga terlihat dari cara pelanggan mengakses layanan. Melalui aplikasi Access by KAI, sebanyak 17.009.374 transaksi tiket KA Utama dan KA Lokal tercatat sepanjang Semester I 2026.

Angka tersebut setara 76,34 persen dari total 22.281.645 transaksi melalui seluruh kanal penjualan.

Hingga 30 Juni 2026, Access by KAI memiliki 30.449.049 pengguna terdaftar. Selain pembelian tiket, aplikasi tersebut menyediakan fitur jadwal, e-boarding pass, Trip Planner hingga Live Tracking.

Teknologi juga diterapkan melalui Face Recognition Boarding Gate. Sepanjang Semester I 2026, fasilitas ini telah digunakan 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh.

Teknologi dan pengembangan layanan harus membantu pelanggan menjalani perjalanan dengan lebih mudah,” kata Anne.

Menjelang HUT ke-81, KAI menyatakan akan terus menyesuaikan pengembangan layanan dengan perubahan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat pengalaman perjalanan berbasis transportasi rel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *