Wartabuana.com | Penyanyi sekaligus pencipta lagu Nadin Amizah resmi membuka babak baru perjalanan musiknya lewat album penuh ketiga, Laika, Yang Ditinggalkan, yang dirilis Jumat, 28 Agustus 2026, di bawah label Sorai.
Berisi 11 lagu dengan durasi sekitar 51 menit, album ini bukan sekadar kumpulan karya baru. Nadin merangkainya sebagai perjalanan emosional tentang cinta, kehilangan, kesepian, amarah, hingga kerinduan menemukan sosok atau tempat yang terasa seperti “rumah”.
Kisah Laika Jadi Titik Awal Album Nadin Amizah

Judul album terinspirasi dari Laika, anjing betina yang dikirim Uni Soviet dalam misi luar angkasa satu arah. Kisah tragis tersebut menjadi metafora bagi seseorang yang mendambakan kasih sayang, tetapi akhirnya merasa hanya dimanfaatkan dan ditinggalkan.
“Yang sedang kau lihat bukan benci hanya perih. Yang terlalu lama membekas, mengeras, menjadi marah yang tak punya jalan untuknya keluar,” ujar Nadin.
Tema itu terasa kuat dalam Reservasi Untuk Dua, sementara realitas sosial turut hadir melalui Ditemukan Sebuah Bangkai, yang terinspirasi peristiwa ditemukannya jenazah tanpa identitas saat banjir Jakarta pada malam Tahun Baru 2020.
Nadin juga menyinggung fenomena kesepian dan kehilangan figur ayah dalam masyarakat melalui tema fatherless. Baginya, rasa kehilangan yang terlalu lama dipendam dapat berubah menjadi kemarahan.
Libatkan 10 Produser untuk 11 Lagu
Lihat postingan ini di Instagram
Secara musikal, Nadin mengeksplorasi warna baru dengan melibatkan sekitar 10 produser dalam penggarapan 11 trek. Beberapa di antaranya Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, dan Feby Putri.
Sebelum album penuh dirilis, Nadin terlebih dahulu memperkenalkan Moonlight pada 7 Agustus 2026 sebagai pintu masuk menuju dunia Laika, Yang Ditinggalkan.
Album ini melanjutkan perjalanan Nadin setelah Selamat Ulang Tahun (2020) dan Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya (2023).
Meski telah bereksplorasi bersama banyak produser, Nadin masih menyimpan satu ambisi: memproduksi lagunya sendiri.
“Yang belum kesampaian: memproduksi laguku sendiri. Semoga segera ya,” kata Nadin.













