NEWS

PNM Bantu Pendidikan Anak Nasabah, Bukan Sekadar Modal

11
×

PNM Bantu Pendidikan Anak Nasabah, Bukan Sekadar Modal

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Perjuangan Sulastri sebagai perajin bambu di Dlingo, Bantul, Yogyakarta, ternyata tidak hanya tentang menjaga roda usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga. Di balik aktivitasnya sebagai nasabah PNM Mekaar sejak 2021, tersimpan harapan besar agar sang anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Melalui pembiayaan dan pendampingan, Sulastri perlahan mengembangkan usaha yang menjadi salah satu penopang ekonomi keluarganya. Namun, perhatian terhadap keluarga prasejahtera tersebut kemudian meluas hingga ke lingkungan pendidikan anaknya.

Dari Usaha Ibu, Tumbuh Harapan untuk Anak

Anak Sulastri bersekolah di SMP Taman Dewasa 2 Dlingo, Mangunan, Kecamatan Dlingo. Sekolah itu menjadi pilihan yang relatif terjangkau dari tempat tinggal keluarga.

Kondisi sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan menjadi perhatian. Bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, membantu memenuhi kebutuhan tersebut tentu bukan perkara mudah.

Melihat kondisi itu, PNM memberikan bantuan pendidikan berupa perbaikan fasilitas yang dibutuhkan sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, mengatakan pemberdayaan nasabah tidak semestinya berhenti pada penguatan usaha.

Kami melihat perjuangan Ibu Sulastri bukan hanya tentang bagaimana beliau menjalankan usaha, tetapi juga bagaimana seorang ibu berusaha memastikan anaknya tetap mendapatkan pendidikan yang layak.”

Menurut Dodot, pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang. Karena itu, pertumbuhan usaha diharapkan berjalan beriringan dengan terbukanya kesempatan bagi generasi berikutnya.

Bantuan Sederhana, Makna Besar bagi Keluarga

Bagi Sulastri, dukungan tersebut memberikan arti tersendiri. Ia bersyukur anaknya dapat terus bersekolah dan berharap sang anak memiliki kesempatan meraih cita-cita di lingkungan pendidikan yang lebih baik.

Kisah ini menunjukkan bahwa dampak pemberdayaan UMKM tidak selalu berhenti pada bertambahnya modal atau berkembangnya usaha. Di baliknya, ada keluarga yang berusaha bertahan, anak-anak yang mengejar masa depan, serta harapan agar kehidupan generasi berikutnya bisa lebih baik.

Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, perhatian terhadap nasabah pun menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pemberdayaan yang menyentuh aspek ekonomi sekaligus sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *