SELEBRITIS

Jembatan Wae Kuse Tak Layak, Yasmin Napper Soroti Akses Sekolah

×

Jembatan Wae Kuse Tak Layak, Yasmin Napper Soroti Akses Sekolah

Share this article

Wartabuana.com | Perjalanan menuju SD Negeri Wae Kuse, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menyimpan cerita tentang perjuangan anak-anak mengejar pendidikan. Sebuah jembatan sederhana dari kayu dan bambu menjadi akses utama menuju sekolah sekaligus lahan pertanian warga.

Di kawasan Wae Kuse, sekitar 87 kepala keluarga atau 467 jiwa menggantungkan hidup dari pertanian. Namun, keterbatasan infrastruktur dan akses air bersih masih menjadi persoalan sehari-hari.

Jembatan Rusak, Sekolah Bisa Terhenti

Kondisi tersebut terlihat saat Yasmin Napper bersama Human Initiative mengunjungi Wae Kuse melalui program Wae Kuse Project. Untuk menuju sekolah, kendaraan hanya dapat berhenti di atas bukit. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni lereng hingga menyeberangi sungai melalui jembatan yang dibangun seadanya.

Saat hujan deras, sungai kerap meluap dan membuat warga tidak bisa menyeberang. Arus air juga berulang kali merusak jembatan sehingga masyarakat harus memperbaikinya hampir setiap dua bulan.

Yasmin mendapat cerita bahwa seorang siswa bahkan pernah terjatuh ketika melintasi jembatan tersebut. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan pentingnya akses yang aman bagi siswa, guru, dan warga yang menggunakan jalur tersebut setiap hari.

Air Bersih Juga Jadi Persoalan

Selain infrastruktur jembatan, Human Initiative turut memetakan kebutuhan SD Negeri Wae Kuse. Salah satunya akses air bersih. Hingga kini, siswa masih membawa air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan MCK.

Kunjungan Yasmin sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi untuk pembangunan Jembatan Wae Kuse dan perluasan akses air bersih. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat perjalanan menuju sekolah lebih aman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *