Wartabuana.com |
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan ramah anak melalui penyelenggaraan CULTURA & Children Global Symposium 2026 yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7), di Museum Nasional.
Rano menyebut kepercayaan menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah ajang internasional ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan generasi kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya.
Target Jadi Festival Internasional Tahunan

Pemprov DKI Jakarta mendorong CULTURA menjadi agenda tahunan menuju Festival CULTURA 2027. Selain membangun karakter anak, ajang ini diharapkan memperkuat diplomasi budaya, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata Jakarta.
Menurut Rano, melalui Children Global Symposium, anak-anak diberi ruang untuk menyampaikan gagasan mengenai isu lingkungan, keadilan, hingga masa depan. Ia menegaskan anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan mitra yang harus didengar aspirasinya.
Mengusung tema “The Future is Us: Leaders, Builders, and Believers”, CULTURA 2026 diikuti delegasi anak dan remaja dari Indonesia serta 15 negara sahabat, termasuk Kanada, Jerman, Belanda, Inggris, Meksiko, Austria, Norwegia, Bulgaria, Kroasia, dan Polandia. Rano berharap momentum ini menjadi langkah nyata mewujudkan Friendly City for Children, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan menjadi pemimpin masa depan.













