Wartabuana.com | Warga Jakarta kini memiliki destinasi literasi baru. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di Kuningan, Jakarta Selatan, setelah direvitalisasi dengan konsep modern, koleksi lebih lengkap, serta layanan yang diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.
Hadir sebagai Ruang Belajar dan Kolaborasi

Perpustakaan seluas sekitar 4.000 meter persegi yang sempat berhenti beroperasi sejak 2020 itu kini menawarkan lebih dari 20.000 koleksi buku, mulai dari koleksi umum, referensi, serah simpan, hingga koleksi khusus Kejakartaan.
“Perpustakaan ini kami sempurnakan agar menjadi ruang yang nyaman untuk membaca, belajar, berdiskusi, hingga melakukan penelitian,” ujar Pramono saat peresmian, Selasa (7/7).
Selain ruang baca, fasilitas yang tersedia meliputi area belajar dan bekerja, ruang lokakarya, aula, bilik diskusi, bilik multimedia, ruang privat, Serambi Jakarta, Serambi Nada, hingga layanan penelusuran informasi dan bimbingan pemustaka.
Dorong Budaya Literasi Jakarta

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, menyebut pembukaan kembali perpustakaan ini menjadi langkah strategis memperkuat infrastruktur pengetahuan sekaligus mendorong budaya literasi di ibu kota.
Pemprov DKI juga membuka peluang kolaborasi dengan penerbit, komunitas literasi, penulis, peneliti, dan institusi pendidikan agar perpustakaan berkembang menjadi ruang publik yang inklusif, kreatif, sekaligus pusat lahirnya berbagai gagasan baru bagi masyarakat Jakarta.
[Ib / Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta]













