Wartabuana.com | Di saat industri hiburan Tanah Air kerap diramaikan oleh tren “settingan” dan gimmick demi mendongkrak popularitas instan, aktris senior Diah Permatasari justru mengambil sikap berbeda. Ia menegaskan tetap konsisten berada di dunia hiburan bukan karena sensasi, melainkan karena kualitas karya.
Bagi bintang film legendaris ini, eksistensi jangka panjang tidak bisa dibangun dengan kontroversi semata, melainkan dengan konsistensi dan dedikasi terhadap profesi.
Tegaskan Anti-Gimmick: “Saya Lebih Fokus ke Karya”
Dalam sebuah kesempatan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Diah Permatasari secara terbuka mengungkapkan prinsip yang telah ia pegang selama puluhan tahun berkarier di industri hiburan.
Ia mengaku tidak nyaman dengan pola promosi yang mengandalkan sensasi atau drama yang dibuat-buat demi perhatian publik.
“Jujur, saya memang tidak suka gimmick, huru-hara, atau hal yang sensasional. Saya tampil apa adanya saja dan lebih fokus menunjukkan karya daripada sekadar mencari perhatian,” ujar Diah Permatasari.
Pernyataan tersebut mempertegas posisi Diah sebagai salah satu figur senior yang tetap menjaga integritas di tengah persaingan industri hiburan yang semakin dinamis dan penuh strategi viral.
Prinsip Hidup Turun ke Keluarga: Anak Diajarkan Fokus pada Jalan Sendiri
Tidak hanya dalam karier, prinsip hidup Diah juga ia terapkan dalam lingkungan keluarga. Ia mengaku berusaha menanamkan nilai bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing dalam dunia profesional, termasuk di industri hiburan.
Dua putranya, yakni Marco Permatasari dan Marcel Permatasari, memiliki pilihan karier yang berbeda.
Marco diketahui mulai sering tampil di layar kaca, sementara Marcel justru memilih jalur berbeda dengan ketertarikan bekerja di balik layar.
“Kalau kakaknya memang tidak terlalu suka tampil, dia lebih memilih di belakang layar, mungkin jadi sutradara. Dia tidak mau jadi bintang filmnya,” ungkap Diah.
Perbedaan pilihan tersebut, menurut Diah, justru menjadi hal yang ia dukung selama anak-anaknya menjalani profesi dengan keseriusan dan pemahaman yang matang.
Figur Senior yang Konsisten di Tengah Perubahan Industri
Di tengah cepatnya perubahan industri hiburan dan dominasi konten viral, sikap Diah Permatasari menjadi representasi dari artis senior yang tetap berpegang pada nilai profesionalisme.
Keputusannya untuk tidak mengikuti arus gimmick membuatnya tetap relevan sebagai figur yang dihormati, sekaligus menjadi contoh bahwa popularitas jangka panjang dapat dibangun tanpa harus mengorbankan integritas.
Dengan konsistensi tersebut, Diah menunjukkan bahwa dunia hiburan tidak hanya soal sorotan kamera, tetapi juga soal ketahanan karakter dan kualitas karya yang terus terjaga.













