Wartabuana.com — Pertandingan penuh tensi tersaji di Old Trafford saat Manchester United menundukkan rival abadinya, Liverpool, dengan skor tipis 3-2—hasil yang sekaligus memastikan tiket Liga Champions kembali ke genggaman Setan Merah.
Mainoo Jadi Penentu di Laga Panas
Lihat postingan ini di Instagram
Nama Kobbie Mainoo mencuri sorotan setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-77. Gol tersebut menjadi klimaks dari laga penuh drama yang sempat memperlihatkan kebangkitan Liverpool.
United sempat unggul dua gol lebih dulu, namun kehilangan momentum sebelum akhirnya Mainoo tampil sebagai pembeda di saat krusial.
Start Cepat MU, Liverpool Bangkit
Sejak awal laga, Manchester United tampil agresif. Gol cepat dari Matheus Cunha pada menit ke-6 membuka keunggulan tuan rumah. Tak butuh waktu lama, Benjamin Sesko menggandakan skor menjadi 2-0 di menit ke-14 lewat bola rebound.
Namun, Liverpool tak tinggal diam. Meski tertinggal dua gol hingga jeda, mereka menunjukkan respons kuat di babak kedua.
Comeback Liverpool yang Hampir Sempurna
Liverpool bangkit lewat aksi individu Dominik Szoboszlai pada menit ke-47 yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Tekanan berlanjut hingga akhirnya Cody Gakpo memanfaatkan kesalahan fatal kiper Senne Lammens untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-56.
Momentum sempat sepenuhnya berpihak pada The Reds, tetapi gagal dimaksimalkan.
Gol Penentu dan Tiket Liga Champions
Di tengah tekanan Liverpool, Kobbie Mainoo muncul sebagai penyelamat. Golnya di menit ke-77 memastikan kemenangan 3-2 bagi Manchester United sekaligus mengunci posisi tiga besar klasemen.
Hasil ini membuat United mengoleksi 64 poin dari 35 laga dan dipastikan lolos ke kompetisi elit Eropa, UEFA Champions League, setelah dua musim absen.
Rekor Manis atas Rival Abadi
Kemenangan ini juga memiliki makna historis. Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Manchester United berhasil menyapu bersih kemenangan atas Liverpool dalam satu musim—baik kandang maupun tandang.
Sementara itu, Liverpool harus puas tertahan di peringkat keempat dengan 58 poin, membuat persaingan papan atas semakin ketat jelang akhir musim.
Laga ini bukan sekadar kemenangan biasa bagi Manchester United. Selain gengsi rivalitas, hasil ini menjadi simbol kebangkitan tim dalam perburuan tiket Liga Champions. Di sisi lain, Liverpool harus segera berbenah jika tak ingin kehilangan momentum di sisa musim.













