Wartabuana.com — Stasiun televisi SCTV kembali menggebrak industri hiburan dengan menghadirkan ajang pencarian bakat terbaru, The Icon Indonesia, yang digadang-gadang menjadi panggung lahirnya ikon baru musik pop Tanah Air.
Format baru, kompetisi lebih ketat dan menantang

Berbeda dari ajang serupa, “The Icon Indonesia” menawarkan sistem kompetisi yang dirancang lebih kompleks dan menantang.
Deputy Programming SCTV, Banardi Rachmat, menegaskan bahwa peserta tidak hanya diuji dari sisi vokal, tetapi juga mental, karakter, hingga kesiapan menjadi artis profesional.
Mulai dari fase duet, kolaborasi dengan penyanyi profesional, hingga pencarian identitas sebagai solois, setiap tahap dirancang untuk membentuk penyanyi yang matang secara musikal dan mental.
Deretan juri lintas generasi, standar baru industri musik

Salah satu kekuatan utama program ini adalah jajaran juri yang diisi musisi papan atas lintas generasi, seperti:
- Ahmad Dhani
- Titi DJ
- Isyana Sarasvati
- Afgan
- Andien
- Ardhito Pramono
- Adrian Khalif
- Uan Kaisar
Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan standar penilaian baru dalam industri musik Indonesia.
Coach berpengalaman siap “menggembleng” peserta
Tak hanya juri, peserta juga akan mendapatkan pembinaan intensif dari coach berpengalaman seperti Rieka Roslan sebagai vocal coach dan Geri Krisdianto sebagai pelatih performa panggung.
Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membentuk 24 peserta terpilih menjadi artis yang siap bersaing di industri.
24 peserta, sistem eliminasi ketat dan peluang comeback

Sebanyak 24 peserta terbaik telah lolos dari rangkaian audisi panjang sejak Desember 2025.
Kompetisi akan dimulai dari babak “The Duel Top 24”, di mana peserta dibagi dalam dua grup dan harus menghadapi eliminasi ketat di setiap episode.
Menariknya, peserta yang tereliminasi masih memiliki peluang kembali melalui babak “The Recall” dengan dukungan penonton.
Interaksi penonton lewat fitur digital
Pemirsa juga dilibatkan secara aktif melalui fitur Virtual Gift di aplikasi Vidio untuk mendukung peserta favorit.
Keterlibatan ini menjadi salah satu elemen penting dalam menentukan perjalanan peserta di babak lanjutan.
Tak sekadar lomba, SCTV siapkan roadmap karier pemenang
Berbeda dari kompetisi biasa, SCTV menyiapkan jalur karier yang jelas bagi pemenang.
Juara akan mendapatkan kesempatan rekaman, panggung reguler, hingga kontrak eksklusif dengan Trinity Optima.
Langkah ini menegaskan bahwa “The Icon Indonesia” bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga platform pembentukan artis masa depan.
Dipandu Desta dan Omesh, tayang mulai 13 April 2026

Keseruan acara ini akan dipandu oleh duo host enerjik Desta dan Ananda Omesh.
“The Icon Indonesia” dijadwalkan tayang perdana pada 13 April 2026 dan akan hadir setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB secara live di SCTV.
Peluang lahirnya bintang pop generasi baru
Dengan format kompetisi yang lebih ketat, dukungan juri kelas atas, serta roadmap karier yang jelas, “The Icon Indonesia” berpotensi menjadi salah satu talent show paling berpengaruh dalam beberapa tahun ke depan.
Jika konsisten, program ini bisa menjadi “mesin pencetak” penyanyi pop baru yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki identitas kuat di industri musik.













