Mbah WP
Mbah WP
SELEBRITIS

Tantri Kotak Bongkar Harapan Besar Band Academy: Saatnya Band Indonesia Bangkit Lagi!

×

Tantri Kotak Bongkar Harapan Besar Band Academy: Saatnya Band Indonesia Bangkit Lagi!

Share this article

Wartabuana.com —  Di tengah dominasi ajang pencarian bakat solo, Tantri Syalindri Ichlasari melihat kehadiran “Band Academy” sebagai momentum langka yang bisa menjadi titik balik kebangkitan band-band muda Indonesia.

Band Academy, harapan baru setelah “mati suri” dua dekade

Vokalis Kotak itu tak menampik bahwa industri musik Tanah Air sempat kehilangan panggung besar bagi grup band. Ia mengingat bagaimana bandnya sendiri lahir dari ajang pencarian bakat pada awal 2000-an—sebuah jalur yang kini nyaris hilang.

Menurut Tantri, minimnya talent search yang fokus pada band membuat regenerasi berjalan lambat. Karena itu, kehadiran “Band Academy” menjadi langkah berani yang patut diapresiasi.

Sudah lama tidak ada ajang seperti ini. Padahal, band-band baru butuh panggung untuk muncul dan berkembang,” ujarnya.

Dari pengalaman pribadi, Tantri tahu pentingnya panggung awal

 

Bagi Tantri, program seperti ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerbang awal menuju industri musik profesional. Ia sendiri adalah contoh nyata bagaimana ajang televisi mampu melahirkan musisi yang bertahan lama.

Pengalaman tersebut membuatnya optimistis “Band Academy” bisa kembali mencetak bintang baru, sekaligus memperkuat ekosistem musik band yang sempat meredup.

Energi Gen Z jadi sinyal kuat masa depan band Indonesia

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian Tantri adalah kualitas peserta. Ia menilai generasi muda saat ini memiliki energi, karakter, dan keberanian musikal yang lebih kuat dibanding sebelumnya.

Dari yang saya lihat, mereka masih muda tapi sudah punya power dan karakter yang jelas. Itu modal besar,” kata Tantri.

Fenomena ini menjadi indikasi bahwa minat terhadap musik band sebenarnya tidak hilang—hanya kekurangan wadah yang tepat untuk berkembang.

Dukungan industri jadi kunci keberlanjutan

Tantri juga menyoroti pentingnya peran industri dalam menjaga keberlanjutan program seperti ini. Ia mengapresiasi langkah INDOSIAR yang berani menghadirkan format berbeda, serta dukungan sponsor seperti Indomie yang ikut mendorong program sejak awal.

Menurutnya, kolaborasi antara media dan brand menjadi faktor penting agar ajang seperti “Band Academy” tidak hanya viral sesaat, tetapi benar-benar melahirkan talenta berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kompetisi, ini soal regenerasi

Sebagai juri, Tantri mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk menemukan band yang tidak hanya bagus secara teknis, tetapi juga punya identitas kuat.

Regenerasi, menurutnya, adalah isu utama. Tanpa kehadiran band baru, industri musik akan kehilangan warna dan variasi.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut terlibat mendukung para peserta.

Semoga dari sini lahir band-band baru yang bisa bersaing dan membawa warna baru di industri musik Indonesia,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *