Mbah WP
Mbah WP
FILM

Belum Tayang di Indonesia, Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Sudah diborong 86 Negara

×

Belum Tayang di Indonesia, Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Sudah diborong 86 Negara

Share this article

Wartabuana.com —  Sebelum resmi tayang di bioskop Tanah Air, film terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, sudah mencetak prestasi global—hak penayangannya dibeli oleh 86 negara, menandai salah satu capaian terbesar film Indonesia di pasar internasional.

Sukses di Berlinale, tembus pasar global sebelum rilis domestik

Setelah mencuri perhatian di ajang Berlinale 2026, Ghost in the Cell langsung dilirik distributor dunia. Film produksi Come and See Pictures ini menggandeng RAPI Films, Legacy Pictures, serta Barunson E&A sebagai sales agent global.

Menariknya, capaian tersebut diraih bahkan sebelum film ini tayang di Indonesia pada 16 April 2026—sebuah indikator kuat bahwa film ini memiliki daya tarik universal.

Cerita lokal dengan isu global: korupsi dan kekuasaan

Menurut Joko Anwar, Ghost in the Cell memang berangkat dari realitas Indonesia, namun membawa isu yang relevan secara global.

Film bergenre komedi horor ini tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyentil tema besar seperti kekuasaan, sistem yang korup, serta perjuangan mencari kebenaran. Narasi tersebut, menurutnya, menjadi alasan mengapa film ini dapat diterima lintas negara.

Isu korupsi dan ketidakadilan, yang diangkat dalam film ini, disebut sebagai “bahasa universal” yang bisa dipahami oleh penonton dari berbagai latar belakang budaya.

Distribusi global diperkuat kerja sama dengan Plaion Pictures

Menjelang pemutaran perdana dunia, Ghost in the Cell juga telah lebih dulu diakuisisi oleh Plaion Pictures. Kerja sama ini membuka jalan bagi distribusi luas di negara-negara berbahasa Jerman.

Plaion dikenal sebagai distributor film-film kelas dunia seperti Anatomy of a Fall, Parasite, hingga The Whale, yang memperkuat kredibilitas distribusi film ini di pasar internasional.

Deretan bintang besar hingga wajah baru

Film ini diperkuat jajaran aktor papan atas Indonesia, seperti Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Lukman Sardi, Tora Sudiro, hingga Rio Dewanto.

Tak hanya itu, film ini juga menghadirkan sejumlah nama lain seperti Morgan Oey, Aming, Arswendy Bening Swara, serta memperkenalkan talenta baru Magistus Miftah.

Kombinasi aktor senior dan wajah segar ini diyakini akan memberikan dinamika menarik dalam penceritaan.

86 negara: bukti kualitas film Indonesia di panggung dunia

Produser Tia Hasibuan menilai pencapaian ini sebagai bukti pengakuan global terhadap kualitas produksi film Indonesia.

Film ini akan tayang di berbagai kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Amerika Utara, Eropa, hingga Amerika Latin dan Afrika—menjadikannya salah satu film Indonesia dengan jangkauan distribusi terluas.

Tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026

Bagi Anda yang penasaran, Ghost in the Cell dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026. Film ini diprediksi tidak hanya menjadi tontonan populer, tetapi juga memicu diskusi publik berkat tema sosial-politiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *