Wartabuana.com — Setelah nyaris setahun menghilang dari rilisan musik, Fiersa Besari akhirnya kembali menyapa pendengar lewat single terbaru bertajuk “Tulang Punggung”. Comeback ini bukan sekadar pelepas rindu, tetapi juga penanda babak baru yang lebih matang dalam perjalanan musikalnya.
Refleksi tentang pejuang keluarga

“Tulang Punggung” ditulis dan digarap langsung oleh Fiersa Besari sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang bekerja tanpa lelah demi keluarga. Lagu ini mengangkat realitas kehidupan para pencari nafkah yang setiap hari bergulat dengan kerasnya hidup, namun tetap memilih bertahan.
Melalui lirik yang jujur dan membumi, Fiersa kembali menunjukkan kekuatannya dalam merangkai cerita yang dekat dengan keseharian banyak orang. Tema yang relevan ini membuat lagu terasa personal sekaligus universal.
Proses rekaman singkat, emosi terasa padat
Menariknya, proses rekaman “Tulang Punggung” dilakukan hanya dalam satu hari penuh sebelum masuk tahap produksi bersama tim. Meski terbilang singkat, hasil akhirnya tetap mempertahankan karakter khas Fiersa—intim, hangat, dan penuh makna.
Secara emosional, single ini terdengar lebih matang dibanding karya-karya sebelumnya. Pendalaman nuansa inilah yang membuat comeback Fiersa terasa tidak sekadar produktif, tetapi juga reflektif.
Diperkuat visual sederhana yang menyentuh

Tak berhenti pada format audio, Fiersa juga merilis video musik resmi di kanal YouTube pribadinya. Visual yang diusung tampil sederhana namun efektif memperkuat pesan lagu tentang perjuangan dan keteguhan.
Pendekatan minimalis ini justru membuat emosi lagu terasa lebih dekat dengan penonton, sejalan dengan gaya storytelling Fiersa yang selama ini dikenal kuat.
Comeback panggung sudah dimulai
“Tulang Punggung” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Meski belum mengumumkan proyek album dalam waktu dekat, Fiersa menegaskan komitmennya untuk terus berkarya.
Kembalinya ia ke industri juga sudah ditandai lewat penampilan di Big Bang Festival Jakarta pada 2 Januari 2026. Momen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa fase baru perjalanan Fiersa Besari resmi dimulai.
Dengan “Tulang Punggung”, Fiersa Besari tidak hanya kembali—ia datang dengan perspektif yang lebih dewasa dan empatik. Jika konsistensi ini berlanjut, bukan tidak mungkin fase terbaru kariernya akan menjadi salah satu periode paling kuat dalam diskografi sang musisi.













