Wartabuana.com — Menjelang penayangan Lebaran 2026, film keluarga Pelangi di Mars tancap gas lewat strategi promosi unik. Sebuah balon raksasa resmi diterbangkan untuk “keliling langit Indonesia”, dimulai dari kawasan SCBD Jakarta—sekaligus menegaskan ambisi film ini menembus pasar global.
Balon raksasa resmi mengudara dari SCBD

Sebagai bagian dari rangkaian kampanye, instalasi balon raksasa Pelangi di Mars diluncurkan dalam konferensi pers di SCBD Tunnel BEJ. Balon berukuran besar itu mulai tampil di kawasan SCBD sejak 19 Februari 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia.
Langkah ini menjadi strategi promosi visual yang tidak biasa, sekaligus upaya membangun awareness publik jauh sebelum film tayang di bioskop.
Dalam acara peluncuran, hadir produser Dendi Reynando, sutradara Upie Guava, pemeran utama Messi Gusti, pengisi suara Bimoky dan Kristo Immanuel, serta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar.
Simbol film untuk semua kalangan
Produser Dendi Reynando menegaskan bahwa balon raksasa bukan sekadar gimmick promosi, melainkan simbol inklusivitas cerita.
“Balon ini kami hadirkan sebagai simbol bahwa Pelangi di Mars adalah cerita untuk semua orang. Kami ingin film ini terasa dekat, bisa dilihat, dan dirasakan bersama, bahkan sebelum penonton masuk ke bioskop,” ujarnya.
Ia juga menekankan ambisi besar untuk menjadikan Pelangi di Mars sebagai Intellectual Property (IP) asli Indonesia yang berumur panjang dan mampu bersaing di tingkat global.
Dukungan pemerintah dan industri kreatif

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi skala produksi film ini. Menurutnya, proyek tersebut menunjukkan kapasitas industri kreatif Indonesia dalam menghadirkan tontonan ramah anak berkualitas.
“Film ini adalah bukti bahwa industri kreatif kita mampu menghadirkan karya ramah anak yang berkualitas dan relevan,” kata Irene.
Dukungan juga datang dari Artha Graha Group melalui kolaborasi bersama SCBD, SCBD Park, dan Creative Event Entertainment (CEE). Mereka meyakini kolaborasi lintas sektor menjadi kunci mendorong talenta lokal agar makin kompetitif secara global.
Sinopsis: misi penyelamatan Bumi dari Mars
![]()
Momentum peluncuran balon ini hadir tak lama setelah perilisan trailer resmi. Film produksi Mahakarya Pictures tersebut mengisahkan Pelangi, anak pertama yang lahir di Mars.
Bersama teman-teman robotnya, Pelangi melanjutkan misi sang ibu untuk menemukan mineral yang diyakini dapat membantu mengatasi krisis air di Bumi—premis petualangan keluarga yang sarat pesan lingkungan.
Film ini dibintangi Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata. Sementara jajaran pengisi suara menghadirkan Kristo Immanuel, Bimoky, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya.
Target tayang Lebaran 2026
Kehadiran balon raksasa di berbagai kota diharapkan menjadi pengalaman visual yang mendekatkan publik dengan dunia Pelangi di Mars. Strategi ini sekaligus memperkuat positioning film sebagai tontonan keluarga saat momentum libur panjang.
Film Pelangi di Mars dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada Lebaran, 18 Maret 2026.
Official Trailer Pelangi Di Mars_v3













