Wartabuana.com — Masa depan Ruben Amorim di kursi pelatih Manchester United berada di ujung tanduk. Manajer asal Portugal itu dilaporkan berada di ambang pemecatan setelah melontarkan kritik terbuka terhadap manajemen klub, menyusul laga Leeds United vs Manchester United pada Senin malam, 4 Januari 2026.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Amorim secara gamblang menyuarakan ketidakpuasannya terhadap cara klub dikelola. Ia menilai kewenangannya sebagai pelatih Manchester United dibatasi, serta menyinggung adanya janji transfer pemain yang tak kunjung direalisasikan oleh jajaran manajemen Setan Merah.
Pernyataan Amorim Picu Ketegangan

Laporan talkSPORT, yang turut dipantau Mureks, menyebutkan bahwa pernyataan keras Amorim tersebut membuat manajemen Manchester United berang. Pihak direksi menilai kritik yang disampaikan ke ruang publik telah melewati batas etika internal klub.
Akibatnya, manajemen berencana memanggil Ruben Amorim untuk klarifikasi dalam waktu dekat. Pertemuan ini disebut-sebut menjadi momen penentuan nasib Amorim di Old Trafford.
Pertemuan Penentu Nasib
Sumber yang sama mengungkapkan, hasil pertemuan tersebut akan menjadi dasar keputusan akhir klub. Jika penjelasan Amorim dinilai tidak memuaskan atau berpotensi merusak stabilitas internal, opsi pemecatan pelatih Manchester United akan dipertimbangkan secara serius.
Sebaliknya, apabila Amorim mampu memberikan klarifikasi yang dianggap logis dan meredakan ketegangan, manajemen masih membuka peluang untuk mempertahankannya hingga akhir musim.
Manajemen Turun Langsung
Beberapa petinggi penting Manchester United dijadwalkan hadir dalam pertemuan krusial tersebut. Kehadiran langsung jajaran direksi menegaskan bahwa situasi ini dipandang serius, tidak hanya menyangkut performa tim di lapangan, tetapi juga hubungan kerja antara pelatih dan manajemen klub.
Di tengah sorotan publik dan tekanan suporter, masa depan Ruben Amorim kini menjadi salah satu isu terpanas di Liga Inggris. Apakah ia mampu mempertahankan kursi kepelatihan atau justru menjadi korban konflik internal, jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa hari ke depan. (© Ib / artwork: Ig@manutd)













