OTTAWA – Sedikitnya 233 orang meninggal di tengah cuaca panas menyengat di Provinsi British Columbia, Kanada, sejak suhu gelombang panas yang memecahkan rekor mulai melanda Kanada bagian barat pada Jumat (25/6) pekan lalu, seperti dilaporkan media setempat pada Rabu (30/6).
Gelombang panas yang berlangsung selama dan sepanas ini di Kanada merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.
Gelombang panas membuat toko-toko di British Columbia kehabisan stok alat penyejuk udara (AC) dan kipas angin. Hotel-hotel di Vancouver juga sudah penuh dipesan pada Senin (28/6) oleh penduduk setempat yang berusaha mencari pelarian. Kepolisian di Metro Vancouver pada Selasa (29/6) mengatakan mereka telah merespons lebih dari 100 kematian mendadak sejak gelombang panas melanda.
Kota-kota di British Columbia di Kanada bagian barat memecahkan setidaknya 59 rekor suhu gelombang panas sebelumnya, termasuk Lytton. Di sana, rekor suhu tertinggi di seluruh Kanada dibuat dan dipecahkan berturut-turut.
Saat ini, gelombang panas yang bersejarah tersebut bergerak menuju ke arah timur Kanada. [Xinhua]